Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Mobil HRV Mogok Usai Isi Pertamax Tercampur Air di SPBU Pucangsawit Solo, Pertamina Patra Niaga Buka Suara: Apa yang Terjadi?

Antonius Christian • Sabtu, 8 Maret 2025 | 22:17 WIB
Ilustrasi BBM nonsubsidi.
Ilustrasi BBM nonsubsidi.

RADARSOLO.COM - Pertamina Patra Niaga buka suara atas postingan viral konsumen pemilik mobil HRV yang alami mogok, usai mengisi BBM jenis Pertamax diduga dicampur air di salah satu SPBU kawasan Solo timur.

Dalam keterangannya, Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan tak membantah adanya insiden BBM Pertamax dicampur air tersebut.

Namun, diungkapkan Taufiq, tercampurnya BBM dengan air itu bukanlah suatu kesengajaan.

Menurut dia, BBM bisa tercampur air diduga akibat adanya rembesan air hujan di dalam tangki penyimpanan Pertamax di SPBU tersebut.

"Hasil pengecekan, betul karena curah hujan tinggi mengakibatkan rembesan air. Sekarang sedang dicek sumbernya di mana untuk tangki Pertamax," terang Taufiq.

Ia menambahkan, akibat adanya komplain dari konsumen tersebut, pihaknya mengambil keputusan untuk menghentikan penjualan BBM jenis Pertamax di SPBU Pucangsawit.

Kemudian dilakukan pengecekan lebih lanjut.

"Pengisian Pertamax kami stop operasional dulu karena dilakukan pengecekan," tambah dia.

Komplain yang dilayangkan pemilik mobil HRV melalui postingan viral itu, ternyata juga bukan satu-satunya.

Diakui Taufiq, sejauh ini sudah ada tiga komplain dari pembeli Pertamax di SPBU tersebut.

Ketiga komplain tersebut berasal dari dua pembeli menggunakan sepeda motor dan satu pembeli mengendarai mobil.

Dua pengendara motor hanya menyampaikan komplain ke pihak SPBU tanpa meminta ganti rugi.

Sementara untuk pengguna mobil, pihak SPBU telah memberikan kompensasi ganti rugi atas insiden tersebut.

"Untuk motor memaklumi dan tidak minta ganti rugi. Untuk mobil sudah diganti rugi BBM dan servis kendaraan oleh SPBU. Kemudian setelah dilakukan pengecekan, produk lain tidak terdapat kandungan air," beber Taufiq.

Sebelumnya, viral sebuah postingan yang keluhkan mobil mogok usai mengisi BBM jenis Pertamax di SPBU Pucangsawit. Diduga Pertamax itu dicampur dengan air.

Dalam unggahan di Facebook, terlihat mobil Honda HRV warna putih dengan nomor polisi (nopol) AD 1363 IU yang tengah diderek oleh pegawai salah satu bengkel mobil di Jalan Ir Soekarno, Solo Baru, Sukoharjo.

"Hati hati kawan isi Pertamax di SPBU Pucangsawit. Mobil saya HRV bisa mogok di tengah jalan area solo.baru. .setelah isi Pertamax. Mati dan setelah di cek teknisi Honda solo baru. ternyata sebagian Pertamax yg saya isi di dalam tangki mengandung air. ini bukti nya," tulis keterangan unggahan. (atn/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #SPBU #BBM #hrv #air #mobil mogok #pertamax #Pertamina Patra Niaga