Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Usai Donor Darah, Fx Rudyatmo Siap Hadir Lagi di Sidang Hasto: Bentuk Dukungan Moral Kader

Silvester Kurniawan • Sabtu, 29 Maret 2025 | 02:01 WIB
Ketua DPC PDIP Solo mengikuti aksi donor darah di Kantor DPC PDIP Solo, kawasan Brengosan, Purwosari, Jumat (28/3/2025).
Ketua DPC PDIP Solo mengikuti aksi donor darah di Kantor DPC PDIP Solo, kawasan Brengosan, Purwosari, Jumat (28/3/2025).

RADARSOLO.COM – Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo menyatakan kesiapannya untuk kembali hadir dalam persidangan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti aksi donor darah di Kantor DPC PDI Perjuangan Solo, kawasan Brengosan, Purwosari, Jumat (28/3/2025).

Rudy mengaku kehadirannya di sidang eksepsi Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (21/3/2024) lalu, merupakan bentuk dukungan moral dari kader PDIP.

“Kami memberi support moral kepada Sekjen PDI Perjuangan dalam menghadapi kriminalisasi dan politisasi ini,” tegas Rudy.

Mantan Wali Kota Solo yang akrab disapa Pak Brengos itu menilai kasus hukum yang menjerat Hasto lebih bernuansa politik daripada hukum.

Menurutnya, tidak ada kerugian negara maupun praktik korupsi yang dilakukan Sekjen PDI Perjuangan tersebut.

“Yang dipersoalkan kan satu, tidak ada kerugian negara. Keputusan hukum sudah inkrah, dan yang sebelumnya memutuskan perkara itu sekarang dipakai lagi. Dalam eksepsi pengacara disebutkan bahwa KPK bentukan Pak Jokowi ini menurut Mahkamah Konstitusi tidak sesuai. Pembentukannya seharusnya dilakukan oleh Pak Prabowo sebagai presiden saat ini,” ujar Rudy.

Ia menegaskan bahwa kader PDI Perjuangan berpandangan bahwa kasus ini murni politisasi. Karena itu, Rudy memastikan dirinya akan kembali hadir dalam sidang-sidang berikutnya untuk mendukung Hasto.

“Kami sebagai kader partai melihat peristiwa ini sebagai tahanan politik, bukan korupsi atau suap. Ini politis. Yang menyuap adalah kader, yang menerima sudah dihukum. Kemarin kita kumpulkan kader bahwa ini murni kriminalisasi dan politisasi. Akan datang lagi ke sidang? Ya iya, memberi support itu tak ada salahnya,” lanjut Rudy.

Pernyataan Rudy disampaikan usai kegiatan donor darah yang digelar bersama ratusan kader PDI Perjuangan.

Aksi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan kepada PMI Surakarta, yang kerap kekurangan stok darah saat bulan Ramadan.

“Kalau puasa seperti ini kan stok darah PMI menipis. Jadi PDI Perjuangan rutin menggelar donor darah seperti ini, baik saat bulan puasa maupun tidak. Kali ini ada 540 kantong darah. Yang datang semua kader PDI Perjuangan,” jelas Rudy. (ves)

Editor : Damianus Bram
#DPC PDI Perjuangan Solo #FX Hadi Rudyatmo #Sekjen PDI Perjuangan #Hasto Kristiyanto