Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Putaran Ekonomi Malam di Ngarsopuro Solo: Hidupkan UMKM dan Gairahkan Pariwisata

Silvester Kurniawan • Senin, 31 Maret 2025 | 14:00 WIB
RAMAI: Susana event Solo Is Solo yang digelar di Koridor Gatot Subroto (Gatsu) saat Sabtu malam.
RAMAI: Susana event Solo Is Solo yang digelar di Koridor Gatot Subroto (Gatsu) saat Sabtu malam.

RADARSOLO.COM – Kota Solo terus berbenah dan mengoptimalkan potensi daerahnya, terutama dalam menghidupkan sektor ekonomi masyarakat.

Salah satu kawasan yang kini menjadi magnet utama adalah Koridor Ngarsopuro dan Jalan Gatot Subroto (Gatsu), yang dikenal sebagai destinasi wisata malam andalan di Kota Bengawan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyebut Night Market Ngarsopuro dan Koridor Gatsu sebagai satu kesatuan dalam membangkitkan geliat ekonomi malam hari.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menjelaskan bahwa kedua kawasan ini saling melengkapi. Night Market Ngarsopuro yang lebih dulu berkembang menjadi inspirasi tumbuhnya kawasan kuliner dan UMKM di sepanjang Jalan Gatot Subroto.

“Night Market Ngarsopuro dan Koridor Gatsu sudah menjadi destinasi andalan wisata malam di Solo. Pengunjung bisa menikmati sajian kuliner, produk-produk UMKM, dan pertunjukan seni dari para seniman lokal,” ujar Respati.

Transformasi besar-besaran di kedua koridor ini dimulai sejak 2021. Saat itu, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menjadikan penataan kawasan Ngarsopuro-Gatsu sebagai proyek prioritas, dengan dukungan dana dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) senilai Rp 30 miliar.

Hasilnya mulai terlihat pada Desember 2022, ketika wajah baru kawasan ini resmi diperkenalkan.

Penambahan dua gapura dengan tema Mangkunegaran dan Kasunanan, serta penataan fasad bangunan dan lampu kota yang artistik, menjadikan Ngarsopuro-Gatsu sebagai pusat bisnis dan wisata malam yang menawan.

Kehadiran kafe, restoran, hingga pelaku UMKM lokal pun ikut meramaikan kawasan ini.

Ekosistem ekonomi malam tumbuh pesat, didukung oleh komunitas dan paguyuban pelaku usaha di sepanjang koridor tersebut.

“Untuk kawasan Gatsu, sudah terbentuk paguyuban dan komunitas pelaku usaha. Saya harap semuanya bisa guyub rukun, menjaga kebersamaan dan menjaga nama baik Kota Solo. Manfaatkan potensi ini sebaik mungkin untuk mendongkrak ekonomi lokal,” pesan Respati.

Kawasan Ngarsopuro-Gatsu kini menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam khas Solo, lengkap dengan ragam kuliner, kerajinan tangan, dan hiburan lokal yang sarat budaya. (ves/nik/dam)

Editor : Damianus Bram
#Koridor Gatsu #wali kota solo #solo #Night Market #Respati Ardi #jalan gatot subroto #night market ngarsopuro