RADARSOLO.COM – Libur Lebaran 2025 membawa berkah bagi destinasi wisata di Kota Solo.
Dua destinasi wisata yang mengalami lonjakan pengunjung signifikan adalah Solo Safari dan Kampung Batik Kauman.
Pantauan RadarSolo.com, Kamis (4/4/2025), ratusan pengunjung memadati kedua lokasi wisata tersebut, didominasi pemudik dari luar kota.
Marketing Manager Solo Safari, Reza Salman, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan sudah terasa sejak H+1 Lebaran, dengan rata-rata mencapai 5.000 pengunjung per hari.
“Sebenarnya lonjakan mulai terasa sejak 29 Maret lalu, dengan sekitar 2.000 pengunjung. Tapi sejak H+1, jumlahnya terus meningkat,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo.
Mayoritas pengunjung merupakan pemudik yang sedang menikmati waktu bersama keluarga di kampung halaman.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pengelola Solo Safari menyiapkan kantong parkir tambahan di tiga titik, yakni di halaman depan area wisata, sisi timur bekas gedung pabrik, dan area Bengawan Solo Park. Masing-masing lokasi dapat menampung 100–150 kendaraan.
Tak hanya itu, jadwal pertunjukan dan wahana permainan juga diatur secara terencana agar tidak menimbulkan kerumunan.
“Kami prediksi puncak kunjungan terjadi pada 6 April, bertepatan dengan acara Grebeg Syawal,” tambah Reza.
Kampung Batik Kauman Tak Kalah Ramai
Sementara itu, Kampung Batik Kauman juga tak kalah ramai dikunjungi wisatawan.
Ketua Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman, Gunawan Setiawan, menyebut jumlah pengunjung per hari mencapai 2.000 orang.
“Sejak akhir pekan lalu sudah mulai ramai, rata-rata 1.000 hingga 2.000 orang berkunjung setiap hari,” katanya.
Peningkatan kunjungan tersebut turut mendongkrak penjualan para pedagang batik. Gunawan menyebut omzet pedagang naik sekitar 80 persen dibanding hari biasa.
“Yang paling banyak dicari pengunjung adalah daster, kaos batik, tas batik, serta aksesori seperti gelang dan kalung. Biasanya untuk oleh-oleh,” pungkasnya. (ul)
Editor : Damianus Bram