Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Banjir Parah Landa Underpass Joglo Solo, Lebih dari 100 Rumah Warga Terendam

Fauziah Akmal • Jumat, 4 April 2025 | 01:12 WIB
Banjir kembali terjadi di kawasan Underpass Joglo Solo, kampung Sambirejo, Banjarsari, Kamis (3/4/2025). Lebih dari 100 rumah terendam.
Banjir kembali terjadi di kawasan Underpass Joglo Solo, kampung Sambirejo, Banjarsari, Kamis (3/4/2025). Lebih dari 100 rumah terendam.

RADARSOLO.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Solo pada Kamis (3/4/2025) siang mengakibatkan banjir parah di kawasan sekitar Underpass Joglo, Kecamatan Banjarsari.

Lebih dari 100 rumah warga di Kelurahan Banjarsari, Nusukan, dan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari dilaporkan terendam dengan ketinggian air bervariasi, bahkan ada yang mencapai dada orang dewasa.

Ketua RW I Sambirejo, Agus Setyo Utomo, menyebut banjir kali ini merupakan yang terparah dibandingkan kejadian sebelumnya.

“Ini banjir yang paling parah. Rumah-rumah yang dulu tidak terkena banjir sekarang ikut terendam, bahkan ada yang airnya setinggi dada,” ungkap Agus kepada RadarSolo.com, Kamis (3/4/2025).

Berdasarkan data sementara, lebih dari 100 rumah terdampak, terutama di wilayah RT 1 dan RT 2 yang mengalami dampak paling parah. Sementara RT 3, 4, dan 5 juga turut terdampak dengan air masuk ke dalam rumah.

“Dulu sekitar 70 sampai 80 rumah yang terendam, sekarang sudah lebih dari 100 rumah. Air datang deras sekitar pukul 13.30 hingga 14.00 WIB,” imbuhnya.

Banjir kembali terjadi di kawasan Underpass Joglo Solo, kampung Sambirejo, Banjarsari, Kamis (3/4/2025). Lebih dari 100 rumah terendam.
Banjir kembali terjadi di kawasan Underpass Joglo Solo, kampung Sambirejo, Banjarsari, Kamis (3/4/2025). Lebih dari 100 rumah terendam.

Warga Belum Terima Bantuan Memadai

Meski banjir semakin parah, Agus mengungkapkan hingga saat ini warga belum menerima bantuan yang memadai. Pompa air yang tersedia juga dinilai tidak cukup untuk mengatasi debit air yang tinggi.

“Saya belum bisa membayangkan bagaimana kondisi warga nanti malam. Mau makan di mana, tidur di mana. Banyak yang enggan mengungsi karena khawatir barang-barangnya hilang,” tuturnya.

Agus menjelaskan bahwa banjir ini bukanlah kejadian pertama. Ia menyebut Wali Kota Solo sebelumnya telah meninjau langsung lokasi dan menjanjikan proyek pembangunan untuk menangani banjir yang direncanakan mulai Juni mendatang.

Namun, ia berharap pengerjaan proyek tersebut bisa dipercepat agar kejadian serupa tidak terus berulang dan semakin menyulitkan warga.

“Supaya warga itu merasa tenang dan nyaman, sebaiknya pembangunan dimulai secepatnya. Ini kondisinya sudah luar biasa, terutama di RT 5, banyak barang-barang yang terbawa air,” pungkasnya. (zia)

Editor : Damianus Bram
#Underpass Joglo #solo #banjir #hujan deras