RADARSOLO.COM – Momen arus mudik dan balik Lebaran 2025 membawa berkah tersendiri bagi para porter di Stasiun Solo Balapan.
Lonjakan penumpang membuat jasa angkut barang ini semakin diminati, terutama oleh pemudik yang membawa banyak barang.
Salah satu porter, Joko (32), mengaku bahwa penghasilannya meningkat cukup tajam selama musim Lebaran.
“Lumayan banyak yang pakai jasa porter selama arus mudik dan balik ini,” ujar pria asal Purwodadi itu kepada RadarSolo.com, Sabtu (5/4/2025).
Dalam sehari, Joko bisa melayani hingga tujuh penumpang. Ia mengaku mulai merasakan lonjakan permintaan sejak sepekan sebelum Idul Fitri.
“Tapi ya tidak semua penumpang pakai porter, ada juga yang bawa sendiri,” tambahnya.
Joko menyebut, tarif jasa porter di Stasiun Solo Balapan telah ditetapkan oleh pihak PT KAI, yakni sebesar Rp 38 ribu per penumpang.
Demi memaksimalkan pendapatan, ia bahkan menunda mudik ke kampung halamannya.
“Saya sengaja tidak mudik dulu, karena saat Lebaran begini peminat jasa porter lebih banyak dibanding hari biasa,” katanya.
Porter Senior: Tetap Semangat Meski Usia Senja
Porter lainnya, Lasiyo (74), yang sudah bekerja sejak 1972, juga ikut merasakan peningkatan aktivitas.
“Sekarang bisa dapat lima penumpang sehari. Biasanya cuma satu atau dua,” ungkapnya.
Meski usia tak lagi muda, Lasiyo tetap semangat bekerja. Ia mengatakan momen Lebaran selalu menjadi saat yang ditunggu-tunggu karena penghasilan lebih tinggi dari hari biasanya.
“Memang tidak seramai tahun lalu, tapi tetap bersyukur masih bisa bantu penumpang,” ujarnya. (ul)
Editor : Damianus Bram