RADARSOLO.COM – Arus balik Lebaran 2025 di Kota Solo berjalan relatif lancar. Puncaknya diprediksi terjadi pada Sabtu-Minggu (5–6 April 2025), meski sejumlah titik wisata dan kuliner mengalami kepadatan lalu lintas.
Data dari counting detector milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mencatat, sebanyak 515.022 kendaraan keluar-masuk Solo selama arus balik. Angka ini turun 0,73 persen dibanding H+3 Lebaran 2024.
“Kemungkinan karena liburnya panjang, jadi tidak terjadi penumpukan. Arus mudik dan balik lebih menyebar harinya,” terang Kepala Dishub Kota Solo, Taufiq Muhammad, Sabtu (5/4/2025).
Meski arus jalan utama lancar, penumpukan kendaraan terjadi di kawasan wisata dan sentra kuliner seperti Masjid Raya Sheikh Zayed, Pasar Gede, Taman Balekambang, serta warung kuliner khas Solo.
“Kami bersama kepolisian berkoordinasi mengatur arus lalu lintas dan penindakan pelanggarakan parkir. Kami sempat menggembok beberapa mobil yang melanggar aturan parkir di Pasar Gede. Kembanyakan pemudik luar kota,” imbuh Taufiq.
Kasatlantas Polresta Solo Kompol Agung Yudiawan menambahkan, volume kendaraan yang melintas di momentum Lebaran 2025 lebih rendah dibanding 2024. Sejumlah rekayasa lalin diberlakukan untuk mengurai kepadatan
“Kami sudah 108 kalu mengurai kemacetan, 63 kali pengalihan arus lokal, 57 kalu buka tutup arus, lima kali oneway lokal, serta 13 kali contraflow. Ini langkah kami agar arus berjalan lancar,” urai Agung.
Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono memprediksi puncak arus balik terjadi pada 6–7 April. Ia mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak.
“Kami mengapresiasi kebijakan perusahaan yang menerapkan work from anywhere (WFA). Ini membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas,” ucapnya.
Di sisi lain, kepadatan penumpang terjadi di Terminal Tirtonadi Solo, termasuk keberangkatan peserta program Balik Gratis Kemenhub yang digelar serentak di berbagai kota seperti Solo, Jogja, Surabaya, Palembang, hingga Madiun.
“Pastikan kondisi kendaraan aman, patuhi aturan lalu lintas, dan ikuti arahan petugas,” pesan Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani.
Di Stasiun Solo Balapan, hingga Sabtu siang tercatat 7.245 penumpang diberangkatkan dan 6.894 penumpang tiba.
“Solo Balapan menjadi salah satu stasiun dengan pergerakan tertinggi selama Lebaran,” kata Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.
Feni memprediksi puncak arus balik di Daop 6 jatuh pada Minggu (6/4), dengan 28.875 tiket telah terjual.
Sementara itu, di Bandara Adi Soemarmo, peningkatan penumpang juga terpantau. Menurut Desita Fatima, puncak arus balik terjadi pada Senin (7/4) dengan 3.000–4.000 penumpang diperkirakan memadati bandara.
“Selama Lebaran 2025, kami menambah 17 extra flight mulai 29 Maret hingga 8 April,” jelas Desita. (atn/ul/fer/dam)
Editor : Damianus Bram