RADARSOLO.COM – Sebanyak 1.500 penari dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara, akan ambil bagian dalam gelaran 24 Jam Menari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo ke-19. Ajang ini digelar Selasa-Rabu (29-30/4), sekaligus perayaan Hari Tari Dunia (HTD) 2025.
Tahun ini tema yang diusung yakni “Land of Thousand Kingdoms” atau tanah seribu kerajaan. Tercatat ribuan penari yang terlibat, berasal dari 89 kontingen.
Mulai dari Jakarta, Sumedang, NTB, Sumsel, Denpasar, hingga Jogjakarta. Termasuk tujuh penari dan dua musisi yang akan tampil penuh selama 24 jam.
Selain itu, terdapat peserta dari mancanegara. Di antaranya 10 penari dari Thailand dan sembilan penari dari Malaysia.
“Kami ingin mengapresiasi tanah-tanah Nusantara yang memiliki warisan budaya, tradisi, dan kerajaan. Sampai sekarang masih menghidupi dan dihidupi oleh masyarakatnya lewat budaya tari,” kata Ketua Umum 24 Jam Menari ISI Solo Ke-19 R.M. Pramutomo, Kamis (24/4).
Tema ini wujud penghormatan ISI Solo terhadap nilai-nilai budaya etnik. Sebagai sumber pengetahuan dan nilai dalam proses pendidikan.
“Semangatnya adalah memberikan penghargaan pada budaya tari. Mulai dari Sabang sampai Merauke, yang masih hidup dan terus berkembang,” imbuhnya. (zia/fer)
Editor : fery ardi susanto