Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Pasar Tradisional di Solo Terbuka untuk Berbagai Event, Ini Misi dan Harapan Pemkot

Silvester Kurniawan • Selasa, 6 Mei 2025 | 19:15 WIB
MENARIK: Pameran dan Kontes Batu Nusantara yang digelar di Pasar Jongke Laweyan.
MENARIK: Pameran dan Kontes Batu Nusantara yang digelar di Pasar Jongke Laweyan.

RADARSOLO.COM — Pemkot Solo semakin terbuka pada semua pihak yang ingin menyelenggarakan berbagai jenis event di seluruh pasar tradisional yang ada di Kota Bengawan. Hal ini pun mendapat dukungan penuh dari masyarakat hingga anggota DPRD Kota Solo.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Agus Santoso memastikan bahwa pihaknya terbuka pada semua pihak yang berkeinginan untuk menyelenggarakan berbagai jenis event di Pasar Tradisional.

Pihaknya menilai dengan penyelenggaraan event seperti itu, pasar tradisional bisa semakin dikenal oleh masyarakat, sekaligus memberikan manfaat tambahan bagi pedagang asli yang ada di pasar setempat.

“Prinsipnya kami selalu terbuka dalam rangka pemanfaatan pasar tradisional untuk berbagai kegiatan. Dan ini berlaku untuk semua pasar, 43 pasar tradisional yang ada di Kota Solo,” ungkapnya, Senin (5/5).

Salah satu pemanfaatan pasar tradisional untuk penyelenggaraan event yang terbaru adalah Kontes Batu Nusantara yang dihelat di Pasar Jongke, 2-4 Mei.

“Kami apresiasi panitianya karena sengaja memilih pasar karena ingin ikut mempromosikan pasar tradisional. Dampaknya juga baik. Misalnya yang pedagang antikan, pedagang kulinernya juga ikut dapat pemasukan karena pengunjung juga beli makan dan minum saat event itu digelar,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo Janjang Sumaryono Aji.

Politisi PDI Perjuangan ini turut memeriahkan Kontes Batu Nusantara, yang didalamnya ada pameran batu akik, keris, dan barang antik lainya.

“Pasar ini kalau siang-malam kan tidak begitu ramai, terutama yang di lantai 3 ini. Saya tanya ke teman-teman pedagang kuliner di sini, ternyata dagangannya juga laris (usai adanya event, Red), begitu juga teman-teman UMKM yang jual antikan. Jadi di saat perekonomian yang lesu seperti ini event-event di pasar tradisional seperti ini bisa ikut membantu agar perputaran uang tetap terjadi. Ini yang harus kami ramaikan,” beber Janjang. (ves/nik)

Editor : Niko auglandy
#akik #event #pasar tradisional #keris #kuno #pedagang