RADARSOLO.COM – Forum Silaturahmi Ulama dan Tokoh Umat Islam Surakarta menggelar kegiatan silaturahmi akbar ulama, umaro, tokoh, dan aktivis dakwah Soloraya, Sabtu (10/5/2025) pagi.
Acara yang digelar di Pondok Pesantren Daarul Qur’an, Colomadu, Karanganyar ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara para ulama, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintahan dalam semangat ukhuwah Islamiyah dan cinta tanah air.
Dengan mengangkat tema “Menjalin Ukhuwah untuk Indonesia Berkah”, acara ini dihadiri oleh lebih dari 400 tokoh dari berbagai elemen masyarakat Islam se-Soloraya. Termasuk ulama, pengasuh pondok pesantren, pimpinan ormas Islam, pejabat pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pengusaha muslim.
Sejumlah tamu yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Wali Kota Solo Respati Ardianto, Danrem 074/Warastratama Solo Kolonel Inf. Muhammad Arry Yudistira beserta dandim se-Soloraya, Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, Kapolres se-Soloraya, MUI, kemenag, pimpinan BKsPPI.
Ada pula ulama-ulama NU, ulama-ulama Muhammadiyah, pimpinan MTA, dan pimpinan pondok pesantren serta ormas Islam lainnya se Soloraya.
Kehadiran para pemimpin dari unsur pemerintahan, keamanan, dan keagamaan ini menunjukkan semangat kebersamaan dan sinergi untuk menjaga kerukunan serta memperkuat peran umat Islam dalam pembangunan bangsa.
Ketua Forum Ulama dan Tokoh Umat Islam Surakarta KH. Muhammad Halim Naharusurrur menyampaikan, kegiatan ini didasari keinginan saling bersilaturahmi dan untuk menyatukan langkah antar elemen Islam dalam bingkai ukhuwah.
Ia menegaskan, perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi justru menjadi kekuatan dalam memperkaya kontribusi umat terhadap bangsa, sebab Islam adalah rahmatan lil ‘alamin.
”Silaturahmi akan menghilangkan sak wasangka, kemudian saling tolong menolong, saling tabayun (konfirmasi), sehingga menjadikan umat ini damai,” ujar Kyai Halim.
Hal senada disampaikan Wali Kota Solo Respati Ardianto. Menurutnya, umat Islam mempunyai kewajiban berdakwah.
Dakwah bisa melalui profesi masing-masing, sehingga umat dunia ini merasakan bahwa umat Islam itu umat yang terbaik, umat yang bisa dipercaya dan berlaku adil.
Selain itu Respati Ardianto juga menyampaikan di tengah-tengah dunia yang tidak baik-baik saja ini, mengajak umat muslim untuk tidak mudah dipecah belah, umat yang tidak bisa diadu domba hanya dari hal-hal yang sepele dalam hal perbedaan.
”Maka husnudhon, tabayun dan silaturahmi itu yang ditekankan di kota Solo,” tegasnya. (*/adi)
Editor : Adi Pras