Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kreativitas dan Akses Jadi Kunci, Potensi Solo Berkontribusi Bagi Wisata Nasional

Maulida Afifa Tri Fahyani • Rabu, 14 Mei 2025 | 03:03 WIB
ASRI: Taman balekambang jadi salah satu destinasi unggulan di Kota Solo, yang jadi rujukan baru wisatawan luar kota.
ASRI: Taman balekambang jadi salah satu destinasi unggulan di Kota Solo, yang jadi rujukan baru wisatawan luar kota.

RADARSOLO.COM - Kota Solo dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan pariwisata nasional. Hal itu dikatakan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur, Agustin Peranginangin, saat menghadiri gelaran Solo Menari, Selasa lalu (29/4).

Menurutnya, potensi event di Kota Solo dapat menjadi media promosi pariwisata, baik secara nasional maupun internasional.

“Kalau kita bicara target pergerakan wisata nusantara tahun ini, jumlahnya 1,08 miliar, Solo dengan segala potensinya berpeluang menjadi salah satu pendorong peningkatan wisatawan tersebut,” ujar Agustin.

Agustin menambahkan, aksesibilitas menjadi nilai tambah bagi Kota Solo, dengan tersedianya infrastruktur seperti jalan tol, jalur udara, kereta api, dan moda transportasi lainnya. Namun, menurutnya, bukan hanya infrastruktur yang membuat Solo unggul. Kreativitas komunitas atau SDM turut mendorong kemajuan wisata daerah.

“Yang membedakan Solo adalah kreativitas komunitasnya. Hampir tiap pekan ada kegiatan budaya, pasar kreatif, hingga pertunjukan seni. Ini menjadi daya tarik wisata yang hidup dan berkelanjutan,” jelasnya.

Salah satu contoh kontribusi Solo terhadap sektor pariwisata adalah event tahunan Solo Menari . Event ini selama tiga tahun berturut-turut masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN).

“Solo Menari ini menunjukkan kolaborasi yang baik antara pemerintah, pelaku seni, dan komunitas. Produk budayanya berkualitas, sehingga masyarakat pun antusias hadir. Ini bentuk kontribusi nyata dari Solo terhadap pariwisata nasional,” tambah Agustin.

Lebih lanjut, Agustin turut menilai potensi Solo Raya sebagai kawasan penyangga wisata juga kuat. Selain Solo, daerah seperti Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Klaten, dan Sukoharjo juga menyumbang ragam daya tarik wisata dari alam, sejarah, hingga kuliner.

“Kita punya Museum Manusia Purba di Sragen, wisata petualangan seperti paralayang di Wonogiri, dan ragam kuliner serta UMKM di pusat kota. Semua ini saling melengkapi dan memperkuat posisi Solo Raya sebagai destinasi yang komplet,” ujarnya.

Agustin berharap kontribusi Solo akan terus bertumbuh. Tidak hanya dari sisi kuantitas kunjungan, tapi juga kualitas pengalaman wisatawan. Dia mendorong agar promosi pariwisata ke depan tidak lagi hanya berbasis lokasi, tetapi juga melalui kalender event.

“Kalau mau lihat pertunjukan tari, orang tahu waktunya datang ke Solo. Apalagi, ada Solo International Performing Arts dan berbagai event lainnya. Ini jadi kekuatan baru untuk pariwisata kita,” pungkasnya. (ul/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#infrastruktur #tol #pariwista #kreativitas #kota solo #wisata