Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dorong Masyarakat Tertib Bayar Pajak, Bapenda Kota Surakarta Aktivasi Maskot Baru Mas Pundi

Silvester Kurniawan • Senin, 19 Mei 2025 | 02:27 WIB
Pengunjung foto bersama Mas Pundi saat launching di Solo CFD, Jalan Slamet Riyadi, kemarin (18/5).
Pengunjung foto bersama Mas Pundi saat launching di Solo CFD, Jalan Slamet Riyadi, kemarin (18/5).

RADARSOLO.COM - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surakarta luncurkan maskot baru yang bernama Mas Pundi, di gelaran Solo Car Free Day (CFD), Minggu (18/5). Maskot berbentuk kantong uang syarat filosofi itu diharapkan bisa memacu kesadaran masyarakat agar semakin tertib membayar pajak.

Launching Mas Pundi dimeriahkan berbagai games dan pembagian suvenir menarik. Tak jarang pengunjung berswafoto dengan Mas Pundi yang bentuknya unik. Berupa kantong uang dengan tulisan Rp di bangian tengahnya.

“Hari ini kami kenalkan maskot baru ke masyarakat, lewat kegiatan menarik seperti games. Bagi yang bisa menyelesaikan games dengan baik akan mendapat suvenir,” kata Kepala Bapenda Kota Surakarta Tulus Widajat.

Tulus menambahkan, peluncuran Mas Pundi ini bagian dari inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak. Bentuknya berupa kantong uang dan lambang rupiah, mengandung filosofi pengelolaan pajak dan keuangan daerah yang bertanggung jawab.

Maskot baru ini juga mengenakan ikat kepala, celana panjang, dan sandal jepitnya. Perwujudan semangat membangun daerah melalui pajak, serta bentuk kedekatan dengan masyarakat.  

“Warna utamanya oranye keemasan itu melambangkan kemakmuran, kesejahteraan, dan semangat dalam pengelolaan pajak daerah. Warna putih mencerminkan transparansi pelayanan pajak. Terakhir warna merah marun, ini memperkuat identitas daerah yang erat dengan kearifan lokal,” urai Tulus.

Nantinya Mas Pundi akan ikut serta di berbagai program pelayanan pajak, maupun sosialisasi yang digelar Bapenda. Harapannya berbagai program dan model pelayanan terbaru yang dicetuskan lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat. Sehingga berdampak besar dalam partisipasi masyarakat untuk membayar pajak.

“Realisasi pajak daerah hingga triwulan kedua ini sudah 70 persen. Maka di setiap kegiatan, Mas Pundi akan dilibatkan,” harap Tulus.

Sementara itu, hadirnya Mas Pundi mendapat respons positif dari masyarakat. “Sosialisasi perpajakan kemasannya bagus dan menarik. Membuat masyarakat lebih tertarik untuk menyimak program dan pelayaan perpajakan,” ujar pengunjung CFD Hapsari Ayu, 35. (ves/fer)

Editor : Kabun Triyatno
#Bayar Pajak #tertib #Bapenda Surakarta #Mas Pundi #suvenir