Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Solo Bangun Stasiun Baru di Kawasan Kampus UNS, Khusus untuk KRL dan KA Lokal

Fauziah Akmal • Rabu, 21 Mei 2025 | 01:03 WIB
Mahasiswa UNS bakal lebih mudah dengan transportasi KA. (Humas UNS)
Mahasiswa UNS bakal lebih mudah dengan transportasi KA. (Humas UNS)

RADARSOLO.COM – Stasiun pemberhentian kereta api baru bakal dibangun di kawasan kampus Universitas Sebelas Maret (UNS). Stasiun ini dirancang untuk melayani angkutan lokal seperti KA Bandara Adi Soemarmo (BIAS) dan kereta rel listrik (KRL), sebagai bagian dari pengembangan transportasi terintegrasi di wilayah Solo bagian timur.

Rencana ini terus dimatangkan Pemerintah Kota Solo bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA), PT KAI Daop 6 Jogjakarta, dan UNS.

Wali Kota Solo Respati Ardi menyebut pengembangan ini tak hanya memperluas akses bagi sivitas akademika UNS, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.

“UNS itu kampus top 10 nasional dan punya potensi besar menggerakkan ekonomi kawasan timur Solo. Jadi kami bahas rencana pemberhentian kereta di area kampus. Insyaallah ini segera dirancang, tunggu tanggal mainnya saja,” ujarnya usai rapat di UNS Tower, Selasa (20/5).

Menurut rencana, lokasi titik pemberhentian akan berada di Jalan Asahan, tepat di selatan pintu utama UNS, dekat Boulevard kampus. EVP PT KAI Daop 6 Jogjakarta Bambang Respationo menjelaskan bahwa titik ini hanya akan menjadi halte perhentian tanpa fasilitas persilangan atau sinyal.

“Tidak ada wesel atau sinyal, jadi kereta tidak bersilang. Hanya untuk naik-turun penumpang. Titiknya strategis, bisa akses ke UNS, Taman Safari, dan TMP Kusuma Bhakti. Semua bisa dijangkau dengan jalan kaki,” paparnya.

Ia menambahkan, usulan ini datang dari kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan KA lokal dan mendukung konektivitas kawasan pendidikan dan wisata. Rencana pembangunan ini pun masih dalam tahap kajian teknis dan belum ditentukan jadwal pembangunannya.

Pihak UNS menyambut positif inisiatif ini. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS Irwan Trinugroho menilai stasiun ini akan memudahkan mobilitas mahasiswa dan dosen.

“Kami siap dukung dari sisi penyediaan kantong parkir dalam kampus. Nantinya bisa parkir di kampus, lalu tinggal jalan kaki ke stasiun,” ujarnya.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang Rudi Pitoyo menegaskan bahwa rencana ini sejalan dengan upaya nasional mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

“Kami di DJKA prinsipnya mendukung penuh. Ini bagian dari dorongan penggunaan transportasi publik agar beban jalan bisa berkurang,” tandasnya.

Dengan kolaborasi empat pihak ini, Solo berpeluang menambah satu lagi titik strategis dalam jaringan perkeretaapiannya yang tak hanya mendukung sektor pendidikan, tetapi juga gaya hidup masyarakat yang lebih ramah lingkungan. (zia/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno