Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pantas Saja Banyak yang Tergiur, Ternyata Begini Cara Koperasi Bahana Lintas Nusantara Merayu Nasabah agar Terus Menambah Investasi

Antonius Christian • Rabu, 21 Mei 2025 | 23:13 WIB
Ilustrasi investasi.
Ilustrasi investasi.

RADARSOLO.COM – Nasabah yang merasa dirugikan oleh Koperasi Bahana Lintas Nusantara semakin banyak.

Kali ini, pasangan suami istri asal Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo AZ, 61; dan IK, 57, melaporkan ketua Koperasi Bahana Lintas Nusancara berinisial NN ke Satreskrim Polresta Solo, Rabbu (21/5/2025).

Mereka mengalami kerugian lebih dari Rp111 juta akibat program investasi yang dijanjikan memberikan keuntungan tetap selama 24 bulan.

"Awalnya saya invest Rp60 juta dan sempat menerima Rp5 juta per bulan selama tujuh bulan," terang IK.

"Karena lancar, saya tambah Rp60 juta lagi. Tapi setelah lima kali pembayaran, macet," imbuhnya

Ketika transfer bagi hasil dari Koperasi Bahana Lintas Nusantara macet, IK dan suaminya menambah nomintal investasi, yakni Rp12 juta dan terakhir Rp24 juta.

Ujung-ujungnya, dana senilai Rp111 juta milik Irma sampai sekarang belum kembali.

Ditawari Mantan Murid, Diberi Janji Manis

IK mengaku berinvestasi di Koperasi Bahana Lintas Nusantara karena ditawari oleh seseorang berinisial NE.

NE merupakan mantan murid suaminya. NE bahkan dua kali mendatangi rumah IK menawarkan skema investasi dengan iming-iming untung besar.

IK dan suaminya kemudian dijamu makan oleh JS, seorang perantara Koperasi Bahana Lintas Nusantara di sebuah restoran di Solo Baru.

Pertemuan itu makin meyakinkan Irma dan suaminya untuk menanamkan investasi dengan total dana Rp192 juta ke Koperasi Bahana Lintas Nusantara.

Baca Juga: Nasabah Koperasi Bahana Lintas Nusantara Jungkir Balik agar Dana Mereka Bisa Kembali, seperti Ini Upayanya

“Kami percaya karena awalnya lancar. Setelah dapat keuntungan, kami tambah lagi. Teman saya bahkan invest Rp600 juta dan belum kembali,” ungkap IK.

Ia juga menyebut mayoritas anggota Koperasi Bahana Lintas Nusantara merupakan pensiunan yang bahkan rela menggadaikan SK pensiun ke bank demi ikut investasi.

“Kami ini hidup pas-pasan. Uang itu seharusnya untuk biaya sekolah anak-anak. Tapi sekarang tak jelas nasibnya,” tambahnya. (atn/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Ditipu #nasabah #Satreskrim #koperasi Bahana Lintas Nusantara #lapor polisi #polresta solo