Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

DPW PSI Jateng Gelar Kopdarwil Konsolidasi Internal Bahas Rekomendasi Calon Ketum, Yang Disitu Nama Jokowi Dibahas, Ini Hasilnya

Antonius Christian • Senin, 26 Mei 2025 | 03:36 WIB
BERI INFORMASI: Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo memberikan pernyataan resmi ke wartawan.
BERI INFORMASI: Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo memberikan pernyataan resmi ke wartawan.

RADARSOLO.COM – DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah menggelar Kopdarwil (Kopi Darat Wilayah) bersama 35 DPD se-Jawa Tengah di salah satu rumah makan di Solo, kemarin siang (25/5).

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam rangka konsolidasi internal menjelang Kongres Nasional PSI yang akan digelar di Solo pada 19-20 Juli.

Isu utama yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan figur-figur potensial yang akan diusung sebagai calon ketua umum (Caketum) PSI.

Namun, diskusi internal yang berlangsung secara tertutup tersebut belum membuahkan satu nama final untuk direkomendasikan.

Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo menyatakan, dua nama mencuat dan mendapat dukungan kuat dari seluruh DPD di wilayah Jateng, yakni Ketua Umum petahana PSI, Kaesang Pangarep, serta Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo.

Menurut Yogo, meski sempat diharapkan forum tersebut bisa langsung memberikan rekomendasi resmi terhadap salah satu nama, dinamika internal yang masih berlangsung membuat keputusan harus ditunda.

“Diskusinya masih cukup alot, karena dua nama ini sama-sama memiliki nilai strategis. Dukungan masih 50:50 antara keduanya. Oleh karena itu, DPW belum dapat mengeluarkan rekomendasi tunggal hari ini. Kami akan lanjutkan pembahasan dalam pertemuan berikutnya,” ujarnya.

Sesuai mekanisme internal partai, untuk dapat maju sebagai calon ketua umum PSI, seorang kandidat harus mengantongi minimal lima rekomendasi dari DPW dan 20 rekomendasi dari DPD.

Terkait nama Joko Widodo yang belakangan muncul dalam pemberitaan nasional, Yogo menyebut bahwa Jokowi merupakan sosok yang selama ini tidak asing bagi PSI.

“Pak Jokowi adalah salah satu figur sentral dalam perjalanan politik PSI. Beliau beberapa kali hadir dalam acara partai, dan secara moral serta visi, banyak kader PSI yang merasa terinspirasi oleh beliau. Bahkan saat dalam beberapa kesempatan informal, seperti saat kami bertemu di Sumber, beliau tidak mempermasalahkan jika namanya disebut sebagai kandidat ketua umum,” tutur Yogo.

Di sisi lain, nama Kaesang Pangarep juga masih mendapat dukungan kuat dari sebagian besar DPD, terutama karena capaian-capaian konkret selama masa kepemimpinannya.

Yogo menyebut bahwa di bawah kepemimpinan Kaesang, PSI mengalami pertumbuhan signifikan, baik dari sisi elektoral maupun struktur organisasi.

“Jangan lupakan legacy Mas Kaesang. Pada Pilkada serentak kemarin, PSI berhasil mengusung lebih dari 20 calon kepala daerah tingkat provinsi dan sekitar 135 calon kepala daerah tingkat kabupaten/kota. Selain itu, jumlah anggota legislatif PSI meningkat dari 85 menjadi hampir 200 orang. Ini semua prestasi yang dicapai di bawah kepemimpinan Mas Kaesang,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait teknis pelaksanaan Kongres Nasional PSI mendatang, Yogo menyampaikan bahwa acara tersebut akan berlangsung selama dua hari. Pembukaan di Graha Saba Solo, dan penutupan akan digelar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Panitia juga telah menyusun daftar undangan untuk sejumlah tamu VVIP, termasuk para ketua umum partai politik di tingkat nasional. Undangan tidak hanya ditujukan kepada partai-partai yang selama ini tergabung dalam koalisi, tetapi juga kepada pimpinan partai di luar koalisi sebagai bagian dari semangat keterbukaan dan dialog nasional yang diusung PSI.

 “Kami telah menyusun undangan kepada seluruh ketua umum partai di Indonesia. Baik dari kalangan koalisi maupun non-koalisi. Kongres ini adalah momentum nasional, dan kami ingin menjadikannya ajang untuk memperluas jejaring serta memperkuat posisi PSI dalam peta politik nasional,” pungkas Yogo. (atn/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#jokowi #kaesang #psi