RADARSOLO.COM-Pemkot Solo merampungkan tahap monitoring lapangan terkait penanganan stunting selama triwulan pertama tahun 2025.
Tahap berikutnya adalah evaluasi menyeluruh untuk mengukur efektivitas program yang telah dijalankan.
Wakil Walikota Solo Astrid Widayani memimpin langsung kunjungan lapangan yang ditutup dengan monitoring kasus stunting di Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, pekan lalu.
Data kunjungan tersebut akan dirangkum dan dibahas dalam rapat Tim Percepatan Penanganan Stunting Kota Surakarta.
“Akan kita rapatkan dalam pembahasan evaluasi. Sekalian akan kita cek keselarasan dengan program-program yang sudah ada sebelumnya,” jelas Astrid, Minggu (1/6/2025).
Evaluasi ini penting mengingat faktor pemicu stunting berbeda di tiap wilayah. Oleh karena itu, pendekatan penanganannya pun akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.
“Secara umum memang ada penurunan kasus, tapi di beberapa wilayah justru mengalami peningkatan. Maka kita perlu pendekatan yang lebih spesifik untuk tiap wilayah,” ungkapnya.
Terkait keberlanjutan program, Astrid memastikan kebutuhan anggaran penanganan stunting masih aman hingga akhir 2025.
Saat ini, anggaran berasal dari APBD dan dana hibah termasuk dari Uni Emirat Arab (UEA) serta kontribusi CSR. Namun untuk 2026, diperkirakan akan ada pergeseran komposisi anggaran yang memerlukan penyesuaian program prioritas.
“Ke depan mungkin akan berbeda komposisinya. Tapi kita tetap punya program prioritas di bidang kesehatan, jadi mudah-mudahan tetap cukup untuk mengawal penanganan stunting,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Surakarta Janjang Sumaryono Aji menilai, penanganan stunting di Solo sudah cukup progresif dalam lima tahun terakhir.
Dukungan anggaran dari berbagai sumber menjadi kunci keberhasilannya.
“Kalau tahun ini tinggal memaksimalkan sisa hibah UEA. Untuk tahun depan, tergantung prioritas dari wali kota terpilih nanti,” ujar Janjang.
DPRD berharap proses evaluasi triwulan ini menghasilkan rekomendasi konkret yang mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi program penanganan stunting di masa mendatang. (ves/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono