RADARSOLO.COM – Kirab Bhinneka Gandekan memasuki usia satu dekade dan kembali digelar meriah pada Sabtu, 1 Juni 2025, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.
Tahun ini, kirab mengusung tema “Spirit of Our Values, Journey and Legacy” (Semangat Nilai-Nilai Kita, Perjalanan dan Warisan).
Event kali ini menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman serta memberikan penghormatan khusus kepada sastrawan legendaris Asmaraman Sukowati atau Kho Ping Hoo.
Kirab yang berlangsung di Jalan RE Martadinata, Gandekan, ini menampilkan nuansa Tionghoa yang kental.
Sejumlah atraksi budaya seperti cosplay karakter silat, diorama cerita klasik, hingga ogoh-ogoh bergaya Tiongkok ikut meramaikan pawai, menciptakan pengalaman budaya yang unik dan inklusif.
Kho Ping Hoo, pengarang cerita silat yang karya-karyanya begitu melekat di hati masyarakat Indonesia, dianggap sebagai ikon warisan budaya populer yang patut dikenang.
Penghormatan dalam kirab ini menjadi penanda bahwa karya sastra silat tidak hanya hiburan, tetapi juga bagian dari narasi kebangsaan yang mengakar kuat.
Kirab ini sekaligus menjadi ruang interaksi lintas budaya dan generasi yang memperkuat nilai-nilai Pancasila, terutama dalam hal kebhinnekaan dan toleransi. (nik)
Editor : Niko auglandy