Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dispangtan Kota Solo Temukan Cacing Hati Hasil Pemantauan Proses Penyembelihan Hewan Kurban

Silvester Kurniawan • Selasa, 10 Juni 2025 | 03:27 WIB
GOTONG ROYONG: Proses penyembelihan kurban yang dilakukan disalah satu tempat penyembelihan di Kota Solo, belum lama ini.
GOTONG ROYONG: Proses penyembelihan kurban yang dilakukan disalah satu tempat penyembelihan di Kota Solo, belum lama ini.

RADARSOLO.COM Dinas Peternakan Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Solo mencatat sejumlah temuan cacing hati saat memantau proses penyembelihan hewan kurban di sejumlah lokasi pada tiga hari terakhir.

Atas temuan itu, pihaknya meminta hati yang terkontaminasi cacing untuk dibuang atau tidak dikonsumsi.

Kabid Veteriner Dispangtan Kota Solo Agus Sasmita membenarkan adanya temuan cacing hati. Ini didapat usai memantau proses penyembelihan yang dilakukan pada beberapa hari terakhir, tepatnya sejak Jumat (6/6) setelah Salat Idul Adha hingga Senin (9/6) ini.

Dalam proses itu petugas menemukan lebih dari satu ekor dari lokasi yang berbeda satu sama lain.

“Ada temuan cacing hati di beberapa lokasi penyembelihan, kadang temuan itu lebih dari satu ekor. Jadi hati yang ada cacingnya harus dibuang (tidak dikonsumsi) sementara bagian hati yang tidak terkontaminasi cacing hati boleh dikonsumsi,” terangnya.

Untuk bagian hati yang tidak terkontaminasi cacing hati, namun masih satu bagian atau satu bagian hati dengan yang terkontaminasi, Agus menjelaskan, masih boleh dikonsumsi dengan syarat dimasak dengan cara yang benar.

Artinya hati harus diolah sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

“Caraya paling aman direbus sampai matang dan tidak diolah dalam satu wadah yang sama dengan daging atau bagan makanan lainnya. Tapi kalau yang jelas terkontaminasi harus dibuang (dimusnahkan, Red),” papar Agus.

Baca Juga: Video Viral Sapi Kurban Berdiri Setelah Disembelih di Klaten, Begini Kronologinya

Sekadar informasi, berdasarkan pendataan Dispangtan Kota Solo sedikitnya ada 2.900 ekor sapi, 5.700 ekor kambing, dan 324 ekor domba di korbannya di Kota Bengawan.

Sejauh ini tidak ada temuan lain selain cacing hati pada beberapa ekor hewan kurban.

“Sampai hari in masih ada penyembelihan di beberapa sekolah dan di RPH (Rumah Pemotongan Hewan) kami juga masih ada. Temuannya hanya cacing hati saja, kalau lainnya tidak ada,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dispangtan Kota Solo Eko Nugroho memastikan tidak ada temuan hewan kurban yang sakit dan sebagainya saat penyembelihan hewan kurban dilakukan.

Dalam tiga hari terakhir tim pengecekan telah disebar ke seluruh sudut kota untuk memastikan hal tersebut.

“Tidak ada temuan kasus PMK di Solo. Ada tim pemantau yang melakukan pengecekan sebanyak 70 orang dan dibantu Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Surakarta,” bebernya. (ves/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#idul adha #hewan kurban #Dinas Peternakan