Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jam Berapa Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran Solo Digelar? Masyarakat Diingatkan Soal Hal Ini!

Syahaamah Fikria • Kamis, 26 Juni 2025 | 23:58 WIB
DITIADAKAN: Suasana kirab malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran sebelum pandemi Covid-19. PPKM masih diberlakukan, kirab malam 1 Suro  ditiadakan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)
DITIADAKAN: Suasana kirab malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran sebelum pandemi Covid-19. PPKM masih diberlakukan, kirab malam 1 Suro ditiadakan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Malam ini, Kamis (26/6/2025), Pura Mangkunegaran di Solo akan menjadi pusat perhatian dalam perayaan Malam 1 Suro.

Kirab Pusaka Dalem 1 Suro Dal 1959 Mangkunegaran atau Kirab Pusaka Malam 1 Suro siap digelar terbuka untuk umum.

Kirab ini bisa diikuti masyarakat umum yang telah diseleksi. Di luar itu, masyarakat juga bisa menyaksikan langsung tradisi luhur Jawa ini.

Jadwal Kirab Pusaka

Acara Kirab Pusaka Pura Mangkunegaran digelar malam ini, Kamis (26/6/2025).

Kirab mulai dihelat sekira pukul 20.00 WIB.

Rute Kirab Pusaka

Kirab Pusaka Malam 1 Suro akan mengambil rute yang mengelilingi sejumlah ruas jalan utama Kota Solo.

Dimulai dari Pura Mangkunegaran, iring-iringan akan melewati Koridor Ngarsopuro, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Kartini, Jalan RM Said, dan Jalan Teuku Umar, sebelum akhirnya kembali ke Pura Mangkunegaran.

Prosesi utama diawali dengan arak-arakan pusaka yang dipimpin oleh abdi dalem dan barisan cucuk lampah.

Masyarakat berkesempatan menyaksikan langsung benda-benda pusaka yang dipercaya menyimpan nilai historis dan spiritual tinggi, diarak dengan penuh khidmat sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur.

Memasuki tengah malam, suasana akan berubah semakin hening dan sakral.

Sesi semedi bersama akan digelar di Pendhapa Ageng mulai pukul 00.00 hingga 01.00 WIB.

Warga yang hadir diundang untuk duduk dalam keheningan dan melakukan refleksi diri, menyambut tahun baru dengan hati bersih dan tenang.

Puncaknya adalah ritual Laku Tapa Bisu, yaitu berjalan kaki mengelilingi kompleks Pura Mangkunegaran tanpa suara, tanpa alas kaki, dan tanpa aktivitas lain.

Prosesi ini merupakan simbol pelepasan energi lama dan penyambutan fase baru dalam kehidupan dengan kesucian batin.

Imbauan Penting untuk Masyarakat

Untuk menjaga kekhidmatan dan ketertiban acara, masyarakat yang ingin mengikuti atau menyaksikan kirab diimbau untuk mengenakan pakaian hitam dan jarik.

Penting untuk diingat bahwa jarik yang digunakan tidak boleh bermotif parang, lereng, atau berbahan bludru, sesuai dengan ketentuan adat.

Sementara itu, para peserta kirab inti wajib mengikuti ketentuan ketat, seperti mengenakan beskap hitam dan keris bagi laki-laki, serta kebaya hitam dan jarik sogan bagi perempuan.

Terpisah, Kabag Ops Polresta Solo AKP Engkos Sarkosi mengatakan, sedikitnya 350 personel kepolisian akan diterjunkan untuk pengamanan.

Fokus keamanan tidak hanya di lokasi acara, tapi juga disebar di sepanjang rute kirab untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas seperti copet dan gangguan keamanan lainnya.

"Ini untuk mengantisipasi copet, serta gangguan kamtibmas lainnya. Namun demikian, kami minta dari warganya juga melakukan antisipasi secara mandiri dengan tidak membawa barang berharga yang mencolok," papar Engkos. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#kirab pusaka #malam 1 suro #Pura Mangkunegaran #1 suro #Kirab malam 1 Suro #kirab pusaka malam 1 suro