RADARSOLO.COM – Malam ini, Kamis (26/6/2025), Kota Solo akan jadi saksi bisu perhelatan Kirab Pusaka Dalem 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo).
Tradisi yang digelar tepat sehari menjelang 1 Suro atau 1 Muharram 1447 Hijriah ini, selalu dinantikan karena ciri khasnya yang unik dan penuh makna spiritual.
Jadwal Kirab Malam 1 Suro Keraton Solo
Puncak prosesi ini akan dimulai pada pukul 00.00 WIB (tengah malam), dipimpin langsung oleh Sri Susuhunan Pakubuwono XIII.
Kirab Pusaka Keraton Surakarta memiliki daya tarik utama, yaitu kehadiran Kerbau atau Kebo Bule Kyai Slamet yang bertindak sebagai cucuk lampah atau pembuka barisan.
Kebo Bule Kyai Slamet dianggap sebagai cucu dari kerbau kesayangan Sri Susuhunan Pakubuwono II.
Kerbau-kerbau ini dipercaya membawa anugerah dan keselamatan, sehingga kehadirannya sangat dinanti masyarakat.
Prosesi kirab diawali dengan upacara khidmat berupa pembacaan doa-doa dan shalawat di dalam Keraton Solo.
Setelah itu, rombongan akan bergerak mengikuti iring-iringan Kebo Kyai Slamet.
Selama kirab berlangsung, seluruh peserta menerapkan "tapa bisu", yakni tidak ada iringan musik atau suara percakapan.
Acara berlangsung hening, sebagai bentuk perenungan diri atas perjalanan hidup setahun terakhir.
Peserta kirab mengenakan pakaian adat Jawa serba hitam.
Peserta pria dengan busana Jawi jangkep dan keris, sementara wanita berkebaya hitam dan jarik sogan.
Mereka berjalan kaki sepanjang rute, tanpa alas kaki, menambah kekhidmatan prosesi.
Rute Panjang Kirab
Kirab Pusaka Keraton Solo dikenal memiliki rute yang cukup panjang, membentang sekitar 7 hingga 8 kilometer.
Berikut adalah jalur lengkap yang akan dilalui rombongan:
- Dimulai dari Keraton Kasunanan Surakarta.
- Melintas di Jalan Supit Urang.
- Menyusuri Jalan Alun-Alun Utara.
- Menuju Jalan Pakoe Boewono.
- Lanjut ke Jalan Jenderal Sudirman.
- Berlanjut ke Jalan Mayor Kusmanto.
- Menembus Jalan Kapten Mulyadi.
- Di simpang empat Baturono, belok kanan menuju Jalan Veteran.
- Akhirnya menuju Jalan Yos Sudarso.
- Rombongan akan kembali ke area Keraton dengan melintasi ruas Jalan Slamet Riyadi.
Lokasi Menyaksikan Kirab Malam 1 Suro
Masyarakat dapat mendatangi ruas-ruas jalan yang menjadi rute kirab dan berdiri di pinggir jalan untuk menyaksikan prosesi ini secara langsung.
Namun, perlu diingat, masyarakat umum tidak diperbolehkan bergabung di tengah rombongan kirab.
Untuk menjaga kelancaran dan kekhidmatan acara, pihak keraton juga memberikan imbauan khusus bagi masyarakat yang ingin menyaksikan kirab Kebo Bule.
Yakni dilarang mengenakan pakaian berwarna merah.
Menurut pihak keraton, warna merah berpotensi mengganggu kebo bule yang melintas dan dikhawatirkan dapat membuat mereka panik, yang bisa membahayakan masyarakat di sekitar rute.
Kabag Ops Polresta Solo AKP Engkos Sarkosi menuturkan, sekitar 500 personel kepolisian akan diterjunkan untuk pengamanan Kirab Malam 1 Suro Keraton Solo.
Pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi acara, tapi juga akan disebar di sepanjang penggalan rute kirab dan di tengah-tengah keramaian masyarakat.
Selain itu, juga diterapkan buka tutup arus lalu lintas selama jalannya kirab.
"Nanti kami lakukan buka tutup arus, sembari melihat kondisi di lapangan. Acara tetap bisa berlangsung, namun tidak mengganggu arus kendaraan yang akan melintas," jelas Engkos.
Selain personel kepolisian, pengamanan juga dipertebal dari internal masing-masing keraton. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria