Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Perempuan yang Lompat dari Jembatan Jurug Ternyata Mahasiswi Kampus Negeri Ternama di Solo

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 1 Juli 2025 | 20:57 WIB
Perempuan yang lompat di Jembatan Jurug Solo dipastikan mahasiswi kampus negeri ternama di Solo. Foto kanan, pesan tulisan tangan.
Perempuan yang lompat di Jembatan Jurug Solo dipastikan mahasiswi kampus negeri ternama di Solo. Foto kanan, pesan tulisan tangan.

RADARSOLO.COM - Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, dan relawan masih melakukan pencarian terhadap perempuan yang melompat dari Jembatan Jurug, Solo, Selasa (1/7/2025).

Petugas gabungan menyusuri aliran Sungai Bengawan Solo dari bawah Jembatan Jurug ke arah hilir.

Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang-barang milik korban untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, informasi yang dihimpun radarsolo.com, perempuan yang loncat dari Jembatan Jurug merupakan mahasiswi kampus negeri ternama di Kota Solo.

Mahasiswi tersebut berinisial DSA dengan usia antara 22 hingga 23 tahun.

DSA merupakan mahasiswi Jurusan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) semester 8 dan berasal dari Temanggung.

Diketahui, DSA meninggalkan sepeda motor Honda Beat nomor polisi AA 3747 CY.

Serta sebuah tas warna hitam berisi HP dan pesan tulisan tangan. "Ada pesan di sini nanti dikoreksi (diperiksa)," ujar saksi yang merupakan driver ojek online.

Tak lama kemudian driver ojol bersama sejumlah warga membuka tas warna hitam dan mengeluarkan buku catatan.

"Ini-ini saya bacakan saya bacakan (isi pesan)," katanya.

Berikut isi pesan yang diduga ditulis perempuan yang melompat dari Jembatan Jurug:

"Aku pergi ya jangan salahin keluarga atau tempat instansi aku kuliah"

"Aku hanya bermasalah dengan diriku sendiri. Terkadang aku merasa bukan diriku, aku capek".

"Mohon maaf untuk bapak (sebut nama) karena telah mengkhianati dan berjanji untuk bertahan..."

Tak masalah semua orang bilang yang lain bipolar juga bisa... aku enggak.... Aku capek....Buu,"

"Bu maaf aku tak sekuat ibu". (atn/wa)

 

 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#akhir hidup #melompat #kampus ternama #K3 #mahasiswi #jembatan jurug #loncat #kesehatan dan keselamatan kerja