Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jalan Prof Dr Soeharso Solo Resmi Dua Arah, Potensi Kepadatan Baru di Simpang Faroka

Silvester Kurniawan • Rabu, 2 Juli 2025 | 02:34 WIB

Jalan Prof Dr Soeharso mulai Selasa (1/7/2025) berlaku dua arah. (M Ihsan/Radar Solo)
Jalan Prof Dr Soeharso mulai Selasa (1/7/2025) berlaku dua arah. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Jalan Prof Dr Soeharso dari Simpang Faroka menuju Simpang Fajar Indah resmi berlaku dua arah mulai Selasa (1/7) siang.

Pembukaan akses dua arah ini bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas, namun potensi kepadatan baru di titik simpang tersebut perlu diwaspadai, dan para pengguna jalan diminta untuk mematuhi rambu lalu lintas yang ada.

Proses pembukaan akses lalu lintas dua arah dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, namun setelah satu jam pertama pengaturan lalu lintas, Dinas Perhubungan Kota Solo dan Satlantas Polresta Solo menemukan sejumlah masalah yang perlu diperbaiki.

Baca Juga: Pameran Seabad Keroncong: Jejak Sejarah Musik Keroncong di Lokananta Solo

Salah satunya adalah peningkatan kepadatan arus lalu lintas dari arah barat Jl. Slamet Riyadi, terutama bagi kendaraan yang hendak belok kiri menuju Simpang Fajar Indah.

"Kami amati ada beberapa hal yang perlu penataan, khususnya kendaraan dari barat yang hendak menuju utara. Sebelumnya, mereka bisa belok kiri langsung, tapi sekarang harus mengikuti lampu lalu lintas," ujar Taufiq Muhammad, kepala Dinas Perhubungan Kota Solo.

Fenomenanya masih banyak yang langsung belok kiri tanpa mengikuti aturan, jadi kami akan lengkapi dengan Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ) yang lebih besar," imbuh Taufiq. 

Baca Juga: Perahu Jaring, Solusi Cerdas Relawan Joko Tingkir Bersihkan Sungai di Kota Solo

Taufiq juga mengingatkan bahwa parkir tepi jalan di sepanjang Jalan Prof Dr Soeharso, yang banyak dilakukan oleh perkantoran dan tempat usaha, harus segera disesuaikan dengan aturan.

"Sepanjang ruas jalan ini dari Simpang Faroka hingga Simpang Fajar Indah, kedua jalur harus steril dari parkir. Kami meminta instansi pemerintah, perkantoran, dan pelaku usaha untuk mematuhi aturan tersebut," kata Taufiq.

Dinas Perhubungan juga mengantisipasi adanya potensi kepadatan baru di Simpang Faroka, khususnya untuk kendaraan yang antre panjang dari arah barat.

Baca Juga: Apa Jabatan Irjen Dadang Hartanto? Komandan Upacara Hari Bhayangkara yang Diminta Menghadap Prabowo Bergelar Guru Besar

"Potensi kepadatan di Simpang Faroka perlu menjadi perhatian. Untuk sementara, kami akan terus memantau dan evaluasi selama sepekan dua pekan ke depan," jelasnya.

Pihak kepolisian pun turut memperhatikan potensi kemacetan di lokasi tersebut. Kepala Bagian Operasi Satlantas Polresta Surakarta, Iptu Dewi Sahiryati, mengungkapkan bahwa peningkatan kepadatan ini sudah mulai terlihat.

"Minggu ini kami akan terus memantau evaluasi bersama Dinas Perhubungan. Potensi kepadatan akan meningkat saat anak-anak sekolah sudah mulai masuk. Saat ini masih libur, tapi setelah sekolah dimulai, kepadatan akan semakin terasa, terutama di pagi dan sore hari," ujarnya. (ves/bun)

Editor : Kabun Triyatno