Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pesona Pura Mangkunegaran, Permata Budaya di Tengah Kota Solo

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 10 Juli 2025 | 19:17 WIB
Pendopo Ageng Mangkunegaran, Surakarta
Pendopo Ageng Mangkunegaran, Surakarta

RADARSOLO.COM-Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern Kota Solo, berdiri sebuah bangunan megah yang seolah membawa kita kembali ke masa kejayaan budaya Jawa: Pura Mangkunegaran.

Lebih dari sekadar bangunan kuno, tempat ini merupakan simbol peradaban, pusat kegiatan budaya, dan ruang spiritual yang menyatu dalam harmoni tradisi dan estetika.

Didirikan pada tahun 1757 oleh Raden Mas Said, yang kelak bergelar Mangkunegara I, Pura Mangkunegaran menjadi pusat pemerintahan Kadipaten Mangkunegaran, hasil dari kompromi politik dengan Kasunanan Surakarta dan kolonial Belanda.

Kompleks istana ini memadukan unsur arsitektur Jawa klasik dengan sentuhan gaya Eropa, terlihat dari bentuk atap joglo yang megah hingga furnitur dan interior yang menunjukkan pengaruh barat.

Perpaduan ini menciptakan atmosfer yang elegan namun tetap kental dengan nuansa lokal.

Salah satu daya tarik utama adalah Pendopo Ageng, pendopo kayu terbesar di Jawa yang sering menjadi tempat pertunjukan tari-tarian klasik dan gamelan.

Dengan tiang-tiang besar berlapis ukiran emas dan lampu gantung kristal, pendopo ini menjadi simbol kemegahan arsitektur tradisional Jawa.

Tak jauh dari sana, sebuah kolam bulat yang cantik dengan patung burung emas di tengahnya menghadirkan suasana tenang dan fotogenik, menjadikannya spot favorit para pengunjung.

Selain estetika, Pura Mangkunegaran juga memiliki nilai edukatif tinggi.

Di dalam kompleks, terdapat berbagai koleksi benda pusaka, senjata tradisional, lukisan, hingga artefak peninggalan Mangkunegaran yang bisa dinikmati sambil mengikuti tur berpemandu.

Kini, Pura Mangkunegaran terbuka untuk umum dan menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya yang wajib dikunjungi saat berada di Solo.

Baca Juga: Gaet Anak Muda, Pura Mangkunegaran Menjaga Relevansi Budaya Jawa

Tidak hanya wisatawan lokal, banyak turis mancanegara juga mengagumi kekayaan budaya yang ditampilkan di sini.

“Tempat ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga ruang hidup budaya,” ujar seorang pemandu lokal.

Melalui keberadaannya, Pura Mangkunegaran terus menghidupkan semangat kebudayaan Jawa di tengah derasnya arus modernisasi.

Ia bukan sekadar situs sejarah, melainkan jantung budaya yang masih berdenyut hingga kini menjadi pengingat bahwa akar tradisi adalah kekuatan utama yang patut dijaga. (*)

Penulis: Khairiza Nabila
Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Keraton #Pura Mangkunegaran #kota solo #budaya