RADARSOLO.COM – Di era zaman serba modern, Sriwono Sardjana tetap konsisten menekuni kerajinan cap batik. Pekerjaan ini telah dia tekuni selama lebih dari dua dekade. Butuh ketelitian dan kesabaran tinggi dalam setiap proses pembuatan cap batik.
"Proses pembuatan cap batik ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang tinggi," ujar Sriwono yang mulai terjun menekuni kerajinan cap batik sejak 2002.
Cap batik yang dibuat oleh Sriwono digunakan untuk berbagai keperluan, seperti logo sekolah, seragam sekolah, dan kebutuhan lainnya. Proses pembuatan cap batik ini menggunakan bahan tembaga berkualitas yang menjadi salah satu kunci utama kualitas cap batik yang dihasilkan.
"Untuk membuat cap batik, kita membutuhkan tembaga yang berkualitas," kata Sriwono.
Menurutnya, waktu pembuatan cap batik tergantung pada ukuran dan detail yang diminta. Untuk ukuran kecil, ia bisa menyelesaikannya dalam waktu sekitar 3 hari, sementara untuk ukuran besar, proses pengerjaannya bisa memakan waktu hingga seminggu.
"Range harga untuk cap batik ini bervariasi, tergantung pada ukuran dan detailnya," ujar Sriwono. Harga cap batik yang ia tawarkan dimulai dari Rp 300 ribu untuk ukuran kecil, dan bisa mencapai Rp 1,5 juta untuk ukuran besar.
Sriwono mengungkapkan bahwa pelanggannya tidak hanya berasal dari Solo, tetapi juga dari luar kota. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas cap batik yang dihasilkannya telah dikenal luas.
Namun, meskipun usahanya berkembang, Sriwono menghadapi kendala berupa kenaikan harga bahan tembaga yang cukup signifikan. Meskipun demikian, ia tetap optimistis dan berharap dapat terus mengembangkan usahanya, agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pelanggan dengan kualitas terbaik.
"Pengalaman yang paling berkesan adalah ketika saya dapat membuat cap batik yang berkualitas dan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan," ungkap Sriwono.
Usaha Sriwono ini berlokasi di Premulung, RT 01 RW 7, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, yang menjadi tempat ia menciptakan berbagai cap batik berkualitas tinggi. (rif/bun)
Editor : Kabun Triyatno