Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jokowi Diperiksa di Mapolresta Solo Terkait Dugaan Fitnah, Bawa Ijazah Asli SD Hingga S1

Antonius Christian • Rabu, 23 Juli 2025 | 18:52 WIB
Jokowi tiba di Mapolresta Solo untuk menjalani pemeriksaan tindak lanjut atas laporan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang ia ajukan ke Polda Metro Jaya, Rabu (23/7/2025).
Jokowi tiba di Mapolresta Solo untuk menjalani pemeriksaan tindak lanjut atas laporan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang ia ajukan ke Polda Metro Jaya, Rabu (23/7/2025).

RADARSOLO.COM- Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo, Rabu (23/7/2025).

Kehadiran Jokowi merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang ia ajukan ke Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 10.19. Mengenakan kemeja putih, celana hitam, dan sepatu pantofel.

Ia datang bersama tim kuasa hukum dan dikawal ketat aparat kepolisian. Awak media hanya diperbolehkan mengambil gambar dari jarak jauh.

Kuasa hukum Jokowi, Firmanto Laksana menjelaskan, kliennya hadir untuk memberikan keterangan sekaligus menyerahkan sejumlah dokumen pendukung. Termasuk ijazah asli dari jenjang SD hingga S1.

“Hari ini bapak hadir untuk memenuhi jadwal pemeriksaan yang dijadwalkan oleh penyidik,” terang Firmanto.

Dokumen-dokumen tersebut diserahkan untuk diteliti dan diverifikasi oleh penyidik, serta dapat digunakan sebagai barang bukti apabila diperlukan.

“Apakah akan digunakan sebagai barang bukti atau tidak, sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik. Jika diperlukan untuk proses persidangan nantinya, mekanisme penyitaan juga akan mengikuti ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Firmanto, laporan yang diajukan Jokowi dilatarbelakangi keresahan pribadi atas narasi-narasi yang dinilai bernuansa fitnah dan mencemarkan nama baik.

“Laporan yang kami ajukan bersifat umum. Tapi seiring berjalannya proses penyelidikan, tentu ditemukan fakta-fakta dan nama-nama yang terlibat,” jelasnya.

Pemeriksaan ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya dilakukan di Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan lanjutan kali ini dilakukan di wilayah hukum tempat tinggal pelapor, yaitu Solo.

Baca Juga: Profil Iie Sumirat, Legenda Bulutangkis Indonesia yang Tutup Usia di Usia 74 Tahun, Pelatih Andalan Taufik Hidayat

“Hari ini, beliau memenuhi jadwal lanjutan untuk pemberian keterangan di Polresta Solo. Pemeriksaan juga diikuti sejumlah saksi yang relevan,” lanjut Firmanto.

Total ada 8 saksi yang hadir bersama Jokowi dalam pemeriksaan ini. Sebelumnya, 10 saksi lain telah lebih dulu diperiksa.

“Total ada 8 saksi yang hadir hari ini. Sebelumnya sudah ada sepuluh saksi yang diperiksa. Jadi ini bagian dari proses pendalaman penyidik,” tambahnya.

Firmanto berharap proses hukum ini berjalan transparan, objektif, dan tidak diganggu oleh opini liar.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang. Jangan terbawa narasi negatif yang tidak berdasar. Semua harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan komitmen Jokowi untuk kooperatif dalam setiap tahapan hukum, termasuk bila dipanggil kembali ke Jakarta.

“Kalau nanti ada pemanggilan lagi, misalnya di Jakarta, tentu Bapak akan hadir dan kooperatif,” pungkasnya. (atn/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#sd #jokowi #Dugaan Fitnah #diperiksa #s1 #mapolresta solo #ijazah asli