RADARSOLO.COM - Sajian Wayang Orang Sriwedari tak pernah gagal menyentuh hati penontonnya. Tapi jangan salah, untuk menjadi pemeran di panggung Wayang Orang Sriwedari bukan cukup hanya dengan keberanian saja.
Ada sangu atau bekal yang harus dibawa para seniman. Mulai dari ilmu, olah rasa, dan ketekunan.
Bagi mereka yang baru ingin menekuni seni wayang orang, hal pertama yang wajib ditanamkan adalah soal hafalan.
Hal ini disebutkan oleh salah satu sutradara Wayang Orang Sriwedari Risang Janur Wendo. Risang membagikan beberapa kiat yang perlu digarisbawahi.
"Kalau untuk tips orang yang baru menggeluti Wayang Wong, pertama adalah menghafal," sebutnya.
Menurutnya, paling tidak orang yang mau belajar mampu hafal gerak tari dasar dan tembangnya. Mengingat wayang orang itu bukan hanya nari, tapi juga nembang, ngomong, dan memainkan karakter.
"Pastinya harus punya sangu, setidaknya mungkin di zaman sekarang itu kepenarian atau seni tari, mengingat wayang Orang ada tariannya," lanjutnya.
Seni pertunjukan Wayang Orang Sriwedari memang tak bisa disamakan dengan tari biasa. Selain harus luwes, pemain juga wajib memahami antawacana atau dialog-dialog klasik yang kerap dibawakan dalam bahasa Jawa halus.
"Perlu juga mengetahui antawacana, tembang, dan lain lain. Jadi paling nggak punya sangu-sangu tersebut ada meski hanya sedikit," lanjutnya.
Sekarang ini, biasanya para pemula masuk dari jalur tari dulu. Minimal punya dasar menari. Tapi kalau belum pun, Risang yakin asal mau belajar, pasti bisa. Bisa otodidak juga atau memilih nyantrik ke pelatih atau seniman senior.
"Tips-tipsnya harus menguasai itu dulu. Tentunya selain itu ditambah perlu mengetahui cerita-cerita wayang, tidak harus hafal tapi punya sangu," pungkasnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy