Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Digerebek Tim Sparta, Belasan Remaja yang Hendak Tawuran di TPU Bonoloyo Banjarsari Solo Kocar-kacir

Antonius Christian • Minggu, 10 Agustus 2025 | 21:13 WIB
Tim Sparta Polresta Solo amankan belasan remaja yang hendak tawuran di TPU Bonoloyo, Banjarsari, Solo, Sabtu (9/10/2025) malam.
Tim Sparta Polresta Solo amankan belasan remaja yang hendak tawuran di TPU Bonoloyo, Banjarsari, Solo, Sabtu (9/10/2025) malam.

RADARSOLO.COM- Kenakalan remaja kembali meresahkan warga.

Pada Sabtu (9/8) malam, suasana di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bonoloyo, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, mendadak tegang.

Sejumlah remaja hendak bentrok di kawasan tersebut, namun berhasil digagalkan oleh Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Solo.

Aksi ini terungkap setelah warga melapor melihat gerombolan remaja mencurigakan nongkrong sambil membawa motor di dekat pintu masuk makam.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat, ada yang mencurigakan. Tim langsung meluncur ke lokasi,” ujar Kasat Samapta Polresta Solo Kompol Edi Sukamto, Minggu (10/8/2025).

Ketika sampai di lokasi, Tim Sparta menemukan belasan remaja yang sudah bersiap-siap tawuran.

Ada yang menenteng jaket tebal, sibuk menelepon rekannya, bahkan beberapa di antaranya tampak mondar-mandir mencari lawan.

“Begitu disergap, mereka langsung kocar-kacir. Ada yang kabur ke arah gang, ada yang memacu motor. Tapi semua berhasil diamankan,” lanjut Kompol Edi.

Total ada 18 remaja yang diamankan, berusia antara 14 hingga 20 tahun.

Petugas juga menyita 10 sepeda motor yang digunakan untuk mobilisasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kelompok ini berencana bentrok dengan geng lain yang datang dari luar wilayah.

“Kalau tidak dicegah, pasti berakhir ricuh. Kami bawa semuanya ke mapolresta untuk pembinaan,” tegasnya.

Baca Juga: Unik! Pakai Nama Kafe Perahu, tapi Wahana Baru di Waduk Cengklik Boyolali Ini Tidak Menyediakan Makanan

Di kantor polisi, para remaja tersebut diperiksa identitasnya dan orang tua mereka dipanggil.

Pembinaan lanjutan akan dilakukan pada Senin (11/8) bersama guru BP dari sekolah masing-masing, agar ada efek jera.

Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengatakan, tawuran bukan hanya melanggar hukum, tapi juga bisa merenggut nyawa.

“Kalau sampai ada yang bawa senjata tajam, nyawa taruhannya. Orang tua harus lebih peduli dengan aktivitas anak di luar rumah,” tegasnya.

Ia memastikan Polresta Solo terus meningkatkan patroli malam, khususnya di titik-titik rawan kenakalan remaja seperti lapangan terbuka, jalan sepi, hingga area makam yang sering dijadikan tempat kumpul.

“Kami tidak segan menindak tegas pelaku tawuran maupun geng motor. Kota Solo harus aman dan kondusif,” tegasnya. (atn/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Banjarsari #tim sparta #remaja #tpu bonoloyo #geng #polresta solo #tawuran