RADARSOLO.COM - Sebanyak 14 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Solo resmi menempati posisi baru usai menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan di Balai Kota Solo, Rabu (13/8).
Sementara itu, tujuh posisi lainnya masih kosong dan akan diisi melalui mekanisme lelang jabatan.
Beberapa pejabat yang dilantik antara lain Agung Riyadi sebagai Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Agus Santoso sebagai Kepala Kesbangpol Arif Handoko sebagai kepala dinas perdagangan, serta Aryo Widyandoko sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum.
Dian Rineta dipercaya memimpin Bappeda, Dwi Ariyatno menjabat kepala dinas pendidikan, dan Eko Nugroho Isbandijarso menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan dan Pembangunan.
Selain itu, Heny Ernawati kini memimpin Dinas Perpustakaan dan Arsip, Indradi menjadi Kepala Damkar, Kentis Ratnawati menakhodai Badan Riset dan Inovasi Daerah, dan Kristiana Hariyanti menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan KB.
Tulus Widajat ditunjuk sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Solo, Wahyu Kristina memimpin Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Widyastuti Pratiwiningsih memegang amanah sebagai Kepala Bapenda.
Wali Kota Solo Respati Ardi, menegaskan bahwa rotasi ini merupakan langkah penyegaran.
"Intinya kita penyegaran agar ada inovasi saja. Jadi kepala-kepala yang sebelumnya menjabat sampai delapan tahun kan biar ada sirkulasi," jelasnya usai pelantikan.
Ia berharap pejabat baru segera melakukan terobosan di bidang masing-masing, termasuk optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang menjadi tugas Bapenda, maupun peningkatan kinerja di OPD lain.
"Harapan saya ojo merasa dinas miliknya sendiri. Semua tanggung jawab bersama. Pekerjaan kita kolektif kolegial. Ayo gotong royong kerja bareng. Sing penting ojo egosektoral. Saya cuma pengin mengingatkan itu ke rekan-rekan, tidak ada dinasku, dinasmu. Ini Pemkot kita bersama," tegasnya.
Saat ini, masih ada tujuh OPD yang belum memiliki pimpinan definitif, seperti Dinas Sosial, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tenaga Kerja, serta Dinas Komunikasi dan Informatika. Untuk sementara, posisi tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt) hingga lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) dilakukan dalam waktu dekat.
"Nanti ada promosi jabatan, tahun ini juga, secepatnya. Dicari yang berani dan bernyali," pungkas Respati. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy