RADARSOLO.COM - Kisah hidup pasangan lansia asal Solo, Mbah Karto dan Mbah Warsini, mendadak viral dan jadi sorotan dunia.
Pasalnya, gubuk reyot berwarna biru tempat mereka tinggal di Jalan HOS Cokroaminoto, Jagalan, Jebres, Solo, tanpa sengaja terekam kamera Google Maps selama hampir 10 tahun.
Potret kehidupan sederhana mereka yang tercapture dari tahun ke tahun membuat banyak netizen terenyuh.
"Google unknowingly documented an elderly couple’s life journey in Indonesia,: tulis akun X @Rainmaker1973.
Google unknowingly documented an elderly couple’s life journey in Indonesia.pic.twitter.com/7eKJsTBJYt
— Massimo (@Rainmaker1973) August 21, 2025
Baca Juga: Viral Penipuan Deepfake AI Seret Nama Raffi Ahmad, Begini Modusnya, Publik Diminta Hati-hati!
Gubuk Reyot Mbah Karto dan Warsini
Sejak 2015, Google Maps beberapa kali merekam momen pasangan ini duduk di kursi kayu di samping gubuk biru mereka.
Namun pada tahun 2018, hanya terlihat Mbah Warsini seorang diri. Hingga akhirnya pada 2023, pasangan lansia ini sudah tidak tampak lagi.
Kursi kayu yang dulu menjadi saksi kebersamaan mereka rusak dimakan usia, halaman gubuk ditutupi ilalang, dan setahun kemudian bangunan sederhana itu sudah rata dengan tanah.
Baca Juga: Viral Pasha Ungu Mundur dari DPR RI Gegara Tak Mau Makan Uang Haram, Benarkah? Ini Faktanya
Kisah Hidup dan Perjuangan
Warga sekitar mengungkapkan bahwa Mbah Karto (70) dan Mbah Warsini (80) sudah lama merantau ke Solo sejak muda.
Mereka menghidupi diri dengan berjualan soto dan pernah juga berjualan tusuk sate.
Bahkan, keduanya dipercaya bisa menenangkan anak-anak kecil yang rewel.
Dulu, warung soto mereka cukup ramai karena letaknya di dekat pabrik sepatu.
Namun, ketika pabrik itu gulung tikar, penghasilan mereka ikut menurun drastis.
Bangunan di belakang gubuk biru itu kemudian diizinkan pemiliknya untuk ditempati pasangan lansia tersebut.
Kondisi Mbah Karto dan Warsini Sekarang
Menurut informasi warga dan keluarga, Mbah Karto meninggal dunia pada 2023.
Sejak itu, Mbah Warsini dijemput pulang oleh keluarganya ke kampung halaman di Ngadirejo, Wonogiri.
Seorang warga bahkan mengaku masih menyimpan beberapa barang peninggalan mereka ketika gubuk itu dibongkar..
Simpati Warganet Dunia
Kisah ini viral dan menuai ribuan komentar netizen dari Indonesia hingga mancanegara.
“Hati rasanya sakit sekali. ID saat yang mengaku wakil rakyat ribut soal tunjangan ini dan itu sementara di luar sana ada banyak lansia terlantar yang seharusnya dilindungi negara,” tulis seorang warganet.
“This is common humanity image where people living in poverty in Indonesia as nothing care from the government. Corruption, collusion & nepotism is a culture,” komentar akun @Datuk***.
Ada pula yang menyebut kisah ini mengingatkan mereka pada film animasi UP (2009).
Kehidupan sederhana Mbah Karto dan Warsini kini memang tinggal kenangan.
Namun, jejak mereka yang tak sengaja terdokumentasi Google Maps telah menggetarkan hati banyak orang di seluruh dunia.(np)
Editor : Nur Pramudito