Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pemkot Solo Ajak Para Filantropi Jadi Orang Tua Asuh, Wawali Astrid Widayani: Saya Sudah Ambil Satu Anak Untuk Langsung Saya Kawal

Silvester Kurniawan • Kamis, 28 Agustus 2025 | 02:33 WIB
TEBAR SENYUMAN: Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengajak pada filantropi untuk bisa jadi orang tua asuh.
TEBAR SENYUMAN: Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengajak pada filantropi untuk bisa jadi orang tua asuh.

RADARSOLO.COM – Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengajak para filantropi untuk bersama-sama mengentaskan stunting di Kota Bengawan.

Dengan hal tersebut, pendampingan yang selama ini dilakukan para kader dapat lebih optimal.

Perempuan yang akra disapa Mbak Wawali ini mengaku intens melakukan monitoring program stunting yang berjalan di Solo.

Hal ini dilakukan mengingat dia merupakan Ketua Tim Percepatan Pengentasan Stunting (TPPS) Kota Solo yang bertugas untuk mengawal langsung urusan pengentasan kekerdilan di Kota Solo itu.

“Tadi saya lanjut untuk monitoring program stunting di TPPS untuk mengajak masyarakat semua pihak menuju Surakarta Zero Stunting. Salah satunya dengan program orang tua asuh untuk anak stunting (Gerakan Orangtua Asuk Cegah Stunting/GENTING, Red),” ucapnya, Rabu (27/8).

Dengan adanya orang tua asuh itu, upaya penanganan stunting bisa lebih optimal karena yang tadinya hanya dilakukan oleh para kader di masing-masing wilayah, bakal lebih maksimal dengan adanya tambahan perhatian dari para orang tua asuh.

Konsepnya, masyarakat dari latar belakang ekonomi mampu bisa membantu keluarga dengan anak stunting agar intervensi yang dilakukan bisa lebih maksimal.

“Pendampingan tidak hanya dari keluarga mampu tetapi kami membuka diri untuk para pengusaha, para filantropi (dermawan, Red) di wilayah terdekat untuk membantu keluarga dengan anak risiko stunting ini. Saya sudah ambil satu anak untuk langsung saya kawal sampai dengan tuntas karena anaknya kurang berat badan dan butuh simulasi untuk bicara,” beber Astrid.

Sekadar informasi, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) merupakan program nasional yang mulai diresmikan pada 4 Februari 2025.

Dari informasi yang beredar GENTING ini hanya perubahan istilah menggantikan Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT) yang sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir hingga saat ini.

Praktiknya, pembagian porsi menu sehat Rp 15.000 per porsi akan diberikan pada sasaran stunting dan ibu hamil yang ada di wilayah dengan kontrak selama enam bulan berjalan sebelum diperbarui lagi. (ves/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#stunting #astrid #genting #pemkot solo