RADARSOLO.COM — Seorang pekerja bangunan bernama Dirjo Supatmo, 85, meninggal dunia, Kamis (28/8) siang. Dia terjatuh dari ketinggian saat sedang membangun rumah di kawasan Busukan, RT 02 RW 27, Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres.
Kejadian ini dibenarkan oleh Kapolsek Jebres Kompol Murtiyoko. Hanya saja, pihak kepolisian masih mendalami kejadian tersebut.
"Karena lokasinya diperbatasan, antara Jebres dan Karanganyar. Sehinga kami masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait, untuk proses selanjutnya," katanya.
"Hanya saja, karena kami yang lebih dekat ke TKP, tadi jajaran sudah ke sana untuk melakukan olah TKP. Jenazah sudah di bawah ke rumah sakit," imbuh Kapolsek.
Dari informasi yang didapat dari saksi di lokasi, pekerja yang diketahui warga Warga Jampen, RT 03 RW 06, Kismoyoso, Ngemplak, Boyolali tersebut sedang membawa baja ringan untuk pembangunan atap.
Karena angin bertiup kencang, korban oleng. "Saat itulah, besi yang dibawa korban tak sengaja terkena kabel PLN, hingga membuat korban tersetrum," jelas Kapolsek.
Setelah itu, korban yang hilang keseimbangan jatuh dari bagian atap bangunan hingga terjun bebas dari ketinggian sekitar 8 meter.
"Korban jatuh dengan kondisi tertelungkup. Korban meninggal karena luka berat dibagian kepala,"
"Jadi posisi korban jatuh kepala terbentur aspal yang kemudian mengakibatkan korban meninggal dunia, bahwa sebelumnya korban sering diingatkan oleh saksi 1 dan 2 dan PLN Mobile bahwa disitu terdapat listrik tegangan tinggi," katanya.
Kapolsek menjelaskan, sebelum petugas datang ke TKP korban sudah dibawa ke RS. Moewardi atas inisiatif warga.
"Untuk sementara jenazah masih dititipkan di rumah sakit, sembari menunggu keluarga korban datang menjemput," pungkas kapolsek. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy