Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Polisi Sebut Mayoritas Pelaku Perusakan saat Aksi Demo Solo Bukan Warga Lokal

Syahaamah Fikria • Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:22 WIB
Puluhan orang diamankan Polresta Solo, diduga ikut terlibat dalam aksi perusakan saat digelar demo di Kota Bengawan.
Puluhan orang diamankan Polresta Solo, diduga ikut terlibat dalam aksi perusakan saat digelar demo di Kota Bengawan.

RADARSOLO.COM - Polresta Solo mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat anarkisme dan perusakan saat aksi demonstrasi di sejumlah titik Kota Solo, Jumat (29/8/2025) malam.

Sebanyak 65 orang berhasil diamankan aparat kepolisian pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Mereka diduga terlibat dalam aksi perusakan fasilitas umum dan pembakaran yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat, saat terjadi aksi demo besar-besaran, Jumat malam.

Kabag Ops Polresta Solo Kompol Engkos Sarkosi mengatakan, dari hasil identifikasi sementara, sebagian besar orang yang diamankan ternyata bukan warga Kota Solo.

Hal itu memperkuat dugaan adanya pihak-pihak luar yang memanfaatkan situasi untuk membuat kerusuhan.

“Tadi malam kita mengamankan 65 orang yang diduga melakukan perusakan fasilitas umum di Kota Solo. Saat ini mereka sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh Satreskrim,” jelas Engkos, Minggu (31/8/2025).

Menurutnya, penanganan terhadap para terduga pelaku dilakukan secara prosedural.

Mereka yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Sementara yang tidak terbukti terlibat akan dipulangkan setelah pemeriksaan selesai.

Selain itu, Polresta Solo juga masih melakukan pengembangan kasus untuk mengidentifikasi dalang atau aktor yang diduga menggerakkan massa hingga menyebabkan aksi anarkisme meluas.

Dalam kesempatan tersebut, Engkos juga menyampaikan imbauan kepada seluruh warga Kota Solo untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

“Kami dari Polresta Solo mengajak dan mengimbau kepada seluruh warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kota kita tercinta. Mari kita selalu rukun, damai, dan kondusif. Jangan sampai ada yang terprovokasi dengan ajakan-ajakan yang justru merugikan kita semua,” tegasnya.

Ia menambahkan, aparat kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus melakukan patroli gabungan untuk memastikan keamanan di seluruh wilayah.

Masyarakat diminta segera melapor jika melihat adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. (atn/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#demo solo #perusakan fasilitas umum #Anarkisme #demo #polresta solo