Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kementerian PU Turun Tangan Cek Struktur Gedung DPRD Solo, Pemulihan Pasca Kebakaran Dikebut

Antonius Christian • Senin, 8 September 2025 | 02:10 WIB

 

KOTOR: Pembersihan yang dilakukan oleh dinas terkait digedung DPRD Kota Solo yangh sempat diamuk massa.
KOTOR: Pembersihan yang dilakukan oleh dinas terkait digedung DPRD Kota Solo yangh sempat diamuk massa.
 

RADARSOLO.COM  Upaya pemulihan pasca kebakaran Gedung Sekretariat DPRD (Setwan) Kota Surakarta terus dipercepat. Setelah musibah pembakaran oleh massa anarkis pada Sabtu (30/8) dini hari, pemerintah pusat kini turun tangan.

Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) hadir langsung di kompleks DPRD Solo pada Sabtu (6/9) untuk meninjau kondisi bangunan.

Sekretaris DPRD Kota Solo Kinkin Sultanul Hakim menyebut, kunjungan tim Kementerian PU merupakan tahap awal untuk memastikan langkah perbaikan. Dari hasil peninjauan awal, struktur utama bangunan dinilai masih cukup kukuh.

“Untuk estimasi nilai kerugian memang belum ada. Sabtu kemarin tim dari Kementerian PU sudah meluncur ke kantor untuk melakukan pengecekan, kami dampingi. Dari sekilas, struktur bangunan masih baik, kemungkinan akan dikembalikan ulang seperti dulu. Jadi lebih ke arah renovasi, bukan pembangunan ulang. Tapi keputusan final tetap menunggu kajian mendalam dari tim teknis. Kemarin baru tahap bincang-bincang awal,” terang Kinkin, Minggu (7/9/2025).

Kinkin menjelaskan, tim Kementerian PU bersama DPUPR masih akan melakukan kajian lebih detail sebelum menentukan arah perbaikan.

Kajian itu meliputi kelayakan struktur, instalasi listrik, hingga keamanan bangunan sebelum kembali difungsikan.

“Istilahnya memang hanya renovasi, tapi sekali lagi itu baru kesimpulan sementara. Tim teknis yang akan menentukan apakah seluruh struktur bisa dipertahankan atau ada bagian yang harus diganti. Jadi kami masih menunggu perhitungan lengkap dari DPUPR,” ujarnya.

Sementara itu, DPRD Solo sudah mengajukan permohonan resmi untuk pembangunan kembali gedung yang terbakar.

Namun Kinkin menegaskan, pihaknya belum mengajukan angka kerugian karena perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) masih dalam proses.

“Pengajuan perbaikan sudah kami lakukan. Tapi kami tidak mengajukan angka, karena RAB saja belum ada. Jadi sementara ini pengajuan hanya berupa permohonan pembangunan kembali. Soal anggaran, nanti tim pusat yang akan menghitung dan mengkalkulasi,” katanya.

Selain kerusakan fisik bangunan, pihak Setwan juga masih mendata aset yang ikut terbakar. Menurut Kinkin, kerugian tidak hanya berupa ruang kerja yang ludes, tetapi juga menyangkut sarana prasarana (sarpras) dan dokumen penting.

“Total kerugian masih dihitung. Baik untuk bangunan maupun aset lain, seperti sarpras, dokumen, motor, komputer, laptop, meja-kursi, sampai jaringan elektrikal ikut terbakar. Semua sedang kami data dan inventarisasi,” paparnya.

Meski sebagian besar dokumen fisik hangus, Kinkin memastikan tidak ada hambatan berarti dalam administrasi kedewanan. Seluruh dokumen penting telah tersimpan dalam bentuk digital sehingga tetap bisa diakses kapan saja. (atn/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#gedung #dprd