RADARSOLO.COM – Warga yang tinggal di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo, Kota Solo dihebohkan dengan penemuan mayat, Minggu (7/9/2025).
Bukan hanya satu mayat. Di hari yang sama ditemukan 2 mayat namun berbeda lokasi.
Dari 2 mayat tersebut, baru satu yang telah teridentifikasi.
Adalah Suliyono, 31, warga Dukuh Jogobondo, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.
Informasi tersebut diunggah akun Facebook Bang Toyib Putra Bengawan.
Merujuk laporan pihak keluarga ke Polsek Mojolaban, Suliyono meninggalkan rumah sejak Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 03.29 tanpa sepengetahuan keluarga.
Dini hari itu, Suliyono mengenakam kemeja kombinasi warna biru dan putih dan celana jins warna piru pudar dan memakai selop hitam.
Pencarian belum membuahkan hasil hingga akhirnya setelah dua hari berselang, Suliyono ditemukan sudah tak bernyawa.
Mayat Suliyono kali pertama ditemukan nelayan sekitar pukul 09.20 di tepi Sungai Bengawan Solo, kawasan Kentingan atau tepatnya di timur Asrama UNS.
Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke SAR Perum Jasa Tirta (PJT) dan dilakukan evakuasi sekitar pukul 09.30.
Jenazah Suliyono dievakuasi ke RSUD Dr. Moewardi untuk dilakukan otopsi.
Baca Juga: OJK Pastikan Sektor Keuangan Tetap Resilien
Informasi yang beredar di media sosial, Suliyono merupakan driver ojek online.
Belum diketaui pasti penyebab Suliyono ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Bengawan Solo.
Di hari yang sama, akun Facebook Bang Toyib Putra Bengawan menginformasikan kembali penemuan mayat.
Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan Minggu sore di aliran Sungai Bengawan Solo belakang SD Wonosaren Pucangsawit, Solo.
Saat ditemukan, mayat mengenakan kaos berwarna putih.
Belum diketahui identitas mayat tersebut. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono