RADARSOLO.COM - Setelah sepekan buron, AT, driver Bank Jateng yang membawa kabur uang Rp 10 miliar, akhirnya ditangkap tanpa perlawanan.
Pria asal Wonogiri itu diamankan tim gabungan polisi saat tertidur pulas di rumah barunya di Panggang, Gunungkidul, Senin (8/9) dini hari.
Dari informasi yang dihimpun, rumah tempat AT bersembunyi baru saja dibeli seharga Rp 140 juta. Namun, uang yang dibayarkan baru separuhnya, sekitar Rp 70 juta.
Selain rumah, AT juga diduga menggunakan uang hasil kejahatan untuk membeli mobil Daihatsu Ayla, dua sepeda motor, perabot rumah tangga, dan telepon genggam.
“Alhamdulillah, dari Polresta Surakarta sudah berhasil menangkap pelaku utama di daerah Panggang, Gunungkidul Selatan.
Penangkapan dilakukan sekitar pukul 04.00 pagi,” ujar Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, Senin pagi.
Baca Juga: Sopir Bank Jateng Pembawa Kabur Rp 10 Miliar Akhirnya Ditangkap di Lokasi Ini
Uang Masih Disita Polisi
Polisi menduga sebagian besar barang yang dibeli AT berasal dari dana Rp 10 miliar yang dibawanya kabur.
Namun, sebagian besar uang itu berhasil diamankan kembali oleh tim gabungan. Jumlah pasti sisa uang yang hilang masih dihitung.
Baca Juga: Mobil Freed Terbalik di Kota Solo, Pemotor 70 Tahun Alami Patah Kaki
Menurut penyelidikan awal, keberadaan AT di rumah barunya diyakini tidak lepas dari bantuan pihak lain. Ada dugaan, seseorang mengarahkan AT untuk membeli rumah tersebut dan memberinya kemudahan selama bersembunyi.
Terkait hal itu, polisi juga mengamankan seorang saksi untuk dimintai keterangan.“Tim masih di TKP penangkapan, artinya kami masih menelusuri apa saja yang berkaitan dengan yang bersangkutan. Untuk sementara baru satu orang yang berhasil diamankan,” jelas Catur.
Keluarga Tak Tahu Menahu
Selama pelariannya, AT disebut memutus komunikasi dengan keluarganya. Istri dan anaknya yang tinggal di Wonogiri tidak pernah dihubungi, bahkan tidak menerima sepeserpun uang dari hasil kejahatan tersebut.
Sebelumnya diberitakan, AT membawa kabur uang Rp 10 miliar pada Senin (1/9). Uang itu ditarik dari Bank Indonesia (BI) Solo dan Bank Jateng Cabang Solo.
Mobil Toyota Avanza hitam yang dikemudikannya ditemukan dalam kondisi kosong di Colomadu, Karanganyar, sehari setelah kejadian.(atn/nik)
Editor : Niko auglandy