RADARSOLO.COM – Wali Kota Solo Respati Ardi meluncurkan terobosan baru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.
Melalui mekanisme Jam Klinik, seluruh ASN kini bisa berkonsultasi langsung dengan orang nomor satu di Kota Bengawan tersebut. Layanan ini digelar di Rumah Dinas Loji Gandrung setiap hari.
Pengumuman ini disampaikan Respati saat memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi 780 ASN di Balai Kota Surakarta.
Respati menjelaskan, layanan Jam Klinik sejatinya bukan hanya untuk ASN, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum. Sejak beberapa waktu terakhir, ia memang membuka ruang komunikasi dan konsultasi dengan warga setiap Senin hingga Jumat pukul 19.00–21.00.
“Khusus untuk kepegawaian kota itu saya minta hari Senin kliniknya. Siapapun, dari strata II sampai staf paling bawah, silakan dijadwalkan,” tegas Respati.
Dia menuturkan, program Jam Klinik terbukti bermanfaat karena memberi ruang dialog yang lebih cair.
Warga bisa menyampaikan aspirasi, kritik, hingga sekadar curhat. Pola inilah yang kemudian diperluas untuk ASN Pemkot Surakarta. Harapannya, terbentuk iklim kerja yang sehat sekaligus mendorong inovasi dan ide kreatif dari aparatur negara.
“Baru akan mulai ini (khusus untuk ASN, Red). Saya membuka waktu informal untuk komunikasi dengan saya. Saya harap ini bisa jadi sarana dialog, penyampaian aspirasi, serta solusi dari permasalahan yang dihadapi aparatur negara,” imbuhnya.
Selain mengumumkan Jam Klinik, Respati juga menekankan pentingnya tanggung jawab moral bagi setiap ASN yang baru dilantik. Dari total yang dilantik pagi itu, terdapat 1 orang CPNS yang diangkat menjadi PNS, 7 PNS yang mendapat jabatan baru, dan 780 PPPK yang menduduki jabatan fungsional.
“Setiap pegawai yang hari ini dilantik memiliki tanggung jawab untuk menjaga amanah, meningkatkan kinerja, dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Respati. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy