Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Motor Raib dalam Hitungan Detik, Pelaku Curanmor di Mojosongo Beraksi Cepat di Siang Bolong

Antonius Christian • Kamis, 9 Oktober 2025 | 22:19 WIB
CARI INFORMASI: TKP lokasi terjadinya aksi curanmor di Mojosongo, Jebres, Solo, belum lama ini.
CARI INFORMASI: TKP lokasi terjadinya aksi curanmor di Mojosongo, Jebres, Solo, belum lama ini.

RADARSOLO.COM - Kejahatan tak pandang waktu. Siang bolong pun bisa jadi momen bagi pelaku kejahatan bertindak cepat. Itulah yang dialami Dewi, 31, warga Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Dalam hitungan detik, sepeda motor Honda Scoopy miliknya raib digondol maling di dalam tokonya sendiri, Rabu (8/10) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 09.10. Saat itu, Dewi baru saja menurunkan barang belanjaan di toko kelontong miliknya. Dia memarkir motor di dalam toko dengan kondisi kunci masih menempel. Namun, kelengahan beberapa detik itu dimanfaatkan pelaku untuk bertindak cepat.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit Honda Scoopy warna krem coklat berpelat nomor AD 3008 UU, tahun 2021, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 18 juta.

“Dari keterangan korban, saat kejadian ia baru saja memarkirkan sepeda motornya di dalam toko. Kunci kontak belum sempat dicabut karena ia hanya bermaksud menurunkan barang belanjaan sebentar. Nah, di situlah kesempatan muncul. Pelaku datang dengan cepat, langsung men-starter motor, dan dalam hitungan detik langsung kabur,” ungkap Kapolsek Jebres Kompol Murtiyoko, Kamis (9/10).

Murtiyoko mengatakan, aksi ini tergolong nekat karena dilakukan di siang hari dan di area padat warga. Namun, pelaku tampak sudah mempelajari kebiasaan korban terlebih dahulu.

 “Pelaku ini kelihatannya sudah mengamati aktivitas korban sebelumnya. Modusnya klasik, tapi eksekusinya cepat dan berani. Korban sempat berteriak dan mencoba mengejar, tapi pelaku sudah melesat keluar dari toko. Ini menunjukkan pelaku kemungkinan sudah berpengalaman,” lanjutnya.

Usai kejadian, korban langsung melapor ke Polsek Jebres. Unit Piket Reskrim segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.

 “Anggota kami sudah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta memeriksa rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi. Dari rekaman itu nanti kami harap bisa mendapatkan petunjuk, baik ciri-ciri pelaku maupun arah pelarian,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga membuka kemungkinan adanya keterkaitan pelaku dengan jaringan curanmor lain di wilayah perkotaan.

 “Kami tidak menutup kemungkinan pelaku ini merupakan bagian dari jaringan yang biasa beraksi di wilayah perkotaan. Pola-pola seperti ini kerap muncul di area padat penduduk atau toko yang buka pagi hari,” tambah Murtiyoko.

Dia menegaskan, sebagian besar kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi karena kelalaian korban.

 “Kunci kontak yang tertinggal, motor tidak dikunci ganda, parkir sembarangan—itu semua membuka peluang bagi pelaku. Kami imbau masyarakat agar selalu pastikan kendaraan terkunci rapat, walau hanya ditinggal sebentar. Kejahatan seperti ini benar-benar bisa terjadi dalam hitungan detik,” tegasnya. (atn/nik)

 

 

 

Yamaha Filano.
Yamaha Filano.
Editor : Niko auglandy
#curanmor #maling #mojosongo