RADARSOLO.COM - Penanganan sampah tidak boleh setengah-setengah. Di mana harus dimulai dari hulu.
Atas dasar itulah, Kodim 0735/Kota Surakarta meluncurkan Program Resik-Resik dan Pilah Sampah Kota Surakarta (Respata) kemarin (9/10).
Program ini merupakan bentuk kerja sama antara jajaran militer dengan Pemkot Solo.
Wali Kota Solo Respati Achmad Ardianto menegaskan, penanganan sampah tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada Pemkot Solo, dia menekankan pentingnya partisipasi semua elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan kota.
"Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, ini merupakan tanggung jawab kita bersama, yakni pemerintah, dunia usaha, akademisi media, serta masyarakat dan melalui program ini kami ingin memperkuat sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berbasis partisipasi masyarakat," ujarnya.
Respati menjabarkan bila program ini akan menjadi inovasi dalam upaya mengurangi volume sampah dari rumah-rumah warga.
"Kita tidak hanya menyelesaikan di akhir di tempat pembuangan, tapi mulai dari hulu, dari rumah tangga dan non rumah tangga, Tujuannya adalah untuk memperlambat debit sampah ke TPA agar tidak overload," imbuhnya.
"Sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden Republik Indonesia bahwa pengelolaan sampah harus tuntas sebelum 2029, karena itu inovasi dan terobosan akan terus kita lakukan," pungkas Walikota.
Sementara itu Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang menyampaikan, dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut.
"Kodim 0735/Surakarta akan mengerahkan seluruh Babinsa di setiap kelurahan dan kecamatan untuk mendampingi masyarakat dalam memilah sampah dari rumah, kami tidak bisa bekerja sendiri tapi akan bersinergi dengan lurah, bhabinkamtibmas, linmas dan juga komunitas Saberling," ujarnya.
"Harapan kami dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dengan memulai dari hal sederhana yaitu memilah sampah dari rumah," pungkas Fictor.
Melalui launching program ini Kodim 0735/Surakarta bekerjasama dengan Pemkot Solo menegaskan komitmennya menjadikan Solo sebagai kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan serta menjadi contoh pengelolaan sampah terpadu di tingkat nasional. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy