Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

PSI Rebrending Partai, Astrid Widayani: Tumbuh Modern, Inklusif, dan Punya Peran Nyata di Masyarakat

Antonius Christian • Senin, 13 Oktober 2025 | 21:44 WIB
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani dan Michelle Ziudith hadiri workshop Film dan Nonton Perdana (Nobar) “Jangan Panggil Mama Kafir” di Neo Solo Grand Mall.
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani dan Michelle Ziudith hadiri workshop Film dan Nonton Perdana (Nobar) “Jangan Panggil Mama Kafir” di Neo Solo Grand Mall.

RADARSOLO.COM – Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani yang baru saja dipercaya menjadi ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Solo mengutarakan, saat ini pihaknya tengah fokus mematangkan struktur kepengurusan hingga tingkat bawah.

Astrid mengatakan, setelah struktur DPD PSI Solo disusun dan diajukan ke DPP, kini pihaknya tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) resmi.

“Kami tinggal menunggu SK dari DPP. Sebagian prosesnya sudah berjalan, tinggal pemantapan di daerah. Nanti setelah SK turun, kami akan langsung bergerak melakukan konsolidasi,” ujarnya.

Menurut Astrid, konsolidasi tersebut akan difokuskan pada pemenuhan komposisi pengurus hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Insya Allah nanti setelah SK turun, kami fokus untuk menyempurnakan struktur hingga ke bawah. Ini agar mesin partai bisa berjalan optimal di semua tingkatan,” kata Astrid.

Sebagai kepala sekolah kader Partai DPP PSI sekaligus ketua DPD PSI Solo, Astrid menilai dua amanah tersebut memiliki ruang kerja yang berbeda, namun saling melengkapi.

“Posisi kepala sekolah kader itu sifatnya nasional dan lebih pada kegiatan penguatan ideologi serta pelatihan kader. Sementara di DPD, fokusnya adalah penguatan struktur dan gerakan politik di daerah. Jadi keduanya bisa berjalan beriringan,” jelasnya.

Astrid juga menyebut, saat ini PSI tengah memasuki fase penting pasca kongres nasional dan rebranding partai.

Dia ingin memastikan hasil-hasil kongres dan arah baru partai bisa dipahami dengan baik oleh seluruh kader di Solo.

“Kemarin baru selesai kongres, ada proses rebranding, penyegaran visi, dan penguatan kaderisasi. Nah, ini harus bisa dipahami secara merata sampai ke tingkat akar rumput,” tandasnya.

Dia berharap kepengurusan baru PSI Solo nantinya menjadi wadah yang solid, terbuka, dan berorientasi pada gerakan muda yang progresif.

“Kami ingin PSI Solo tumbuh sebagai partai yang modern, inklusif, dan punya peran nyata di masyarakat,” pungkas Astrid. (atn/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#rebranding #kota solo #Astrid Widayani #psi