Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Janur Naik Kelas! Dari Daun Kelapa Jadi Karya Seni yang Banjir Pujian: “Indah, Memikat, dan Penuh Makna!”

Silvester Kurniawan • Selasa, 14 Oktober 2025 | 23:34 WIB
MEMUKAU: Pengunjung melihat pameran seni janur karya Sigit Paripurno yang di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Selasa (14/10/2025).
MEMUKAU: Pengunjung melihat pameran seni janur karya Sigit Paripurno yang di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Selasa (14/10/2025).

RADARSOLO.COM – Keindahan janur tak lagi sekadar hiasan tradisi. Di tangan seniman Sigit Paripurno, daun kelapa dan lontar itu menjelma menjadi karya seni modern yang memikat mata.

Dalam pameran tunggalnya di Teater Kecil, Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) pada 14–15 Oktober 2025, Sigit sukses membuat pengunjung terpukau lewat deretan karya artistik yang seluruhnya terbuat dari janur.

Puluhan karya dipajang dengan bentuk dan konsep beragam. Mulai dari gapura, ornamen berbentuk mandala, hingga patung-patung berwujud hewan. Semua tersusun detail, halus, dan menghadirkan sentuhan tradisi yang berpadu dengan estetika kontemporer.

“Pameran ini difasilitasi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 10 Jateng–DIY yang berlangsung pada 14–15 Oktober. Mari datang ke Taman Budaya untuk melihat perspektif seni janur modern dan pemanfaatannya menjadi desain yang menarik dan masa kini,” ujar Sigit Paripurno.

Seniman asal Solo itu mengaku, membuat karya dari janur bukanlah hal mudah. Tantangan terbesarnya ada pada proses pengerjaan yang harus cepat agar daun kelapa maupun daun lontar tidak cepat layu. Namun, lewat ketekunan yang ia jalani sejak 2016, Sigit kini mahir mengolah janur menjadi karya bernilai tinggi.

Bahkan, kiprahnya sudah menembus panggung nasional. Ia pernah dipercaya mendekor Istana Negara saat HUT Kemerdekaan RI 2024, serta menyiapkan dekorasi janur pada pernikahan Kaesang Pangarep di Desember 2022.

Pengunjung yang hadir di TBJT tampak terpukau oleh keunikan dan ketelitian karya yang dipamerkan. Begitu pula Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, yang datang langsung meninjau pameran tersebut. Ia tak segan memuji kreativitas Sigit.

“Sungguh takjub melihat kreasi janur, tidak hanya indah tetapi juga memikat hati. Ini kreasi yang luar biasa, umumnya backdrop dari kayu, tetapi ini dari janur. Kreasi yang luar biasa dan tidak mudah ditiru tentunya,” ujar Astrid, Selasa (14/10).

Ketakjuban Astrid makin terasa ketika melihat berbagai dekorasi janur yang dipajang di tiap sudut ruang pameran.

Mulai dari sawunggalih khas dekorasi pernikahan Kaesang Pangarep hingga kuda janur berukuran besar yang memiliki nilai estetik tinggi.

“Senang dan bangga sekali bisa menyaksikan kreasi seni yang sangat berbeda dari janur. Mas Sigit ini seniman yang luar biasa, tidak hanya menjaga nilai tradisi namun juga mampu mewujudkannya dalam karya dengan nilai estetika tinggi,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Solo pun mengapresiasi karya-karya semacam ini. Menurut Astrid, ke depan kolaborasi antara Pemkot dan para seniman lokal akan terus diperkuat untuk menghadirkan event kebudayaan yang lebih menarik dan bernilai edukatif.

“Di beberapa wilayah di Indonesia masih banyak yang menggunakan janur untuk upacara adat. Ternyata janur juga bisa dikembangkan menjadi dekorasi dengan nilai seni tinggi. Harapannya, karya seperti ini bisa terus hadir dalam event-event besar lainnya,” tandas Astrid. (ves/nik)

 

 

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#Janur #pameran #seniman