Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ingatkan Potensi Jual-Beli Jabatan, Pansel Komitmen Seleksi JPT Pratama Profesionalitas 

Niko auglandy • Jumat, 17 Oktober 2025 | 05:45 WIB
Perpres 79 tahun 2025 resmi naikkan gaji ASN hingga 12%. Simak cara hitung simulasi gaji baru PNS 2025 per golongan di sini.
Perpres 79 tahun 2025 resmi naikkan gaji ASN hingga 12%. Simak cara hitung simulasi gaji baru PNS 2025 per golongan di sini.

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo buka seleksi jabatan tinggi (JPT) pratama untuk mengisi formasi tujuh kepala dinas. Seleksi ini mendapat sorotan tajam dari DPRD Kota Solo. Legislatif meminta panitia seleksi (pansel) agar profesional dalam bertugas. 

Wakil Ketua DPRD Kota solo Daryono megingatkan pansel agar seleksi berjalan sesuai alur dan menghasilkan pejabat terbaik. Artinya, seleksi pejabat harus menyentuh sisi esensi, bukan sekadar di permukaan saja. 

“Kalau di permukaan saja, sekarang terlalu banyak cara menjadikan orang baik. Jadi, pansel itu harus menilai dari sisi esensinya. Itu yang pertama,” kata Daryono (16/10). 

Daryono menambahkan, pejabat hasil seleksi nantinya harus sosok berkompeten. Harus menjalankan tugas dalam upaya membantu menjalankan visi misi wali kota dan wakil wali kota.

“Seleksi pejabat ini tidak hanya melihat secara person ASN (aparatur sipil negara) yang keren dalam konteks masa kini. Harapan kami, pengisian eselon II ini orang-orang yang bisa bekerja dan menghasilkan kinerja yang baik,” tegasnya.

Sebagai catatan, lelang jabatan eselon II untuk mengisi tujuh jabatan kepala organisasi kepala daerah (OPD).

Pendaftaran ditutup Selasa (14/10) pukul 23.59. Lebih dari 30 ASN ambil bagian dalam seleksi.

Ketujuh jabatan yang dilelang, yakni kepala dinas tenaga kerja (disnaker), kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM), kepala dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar), serta kepala dinas komunikasi informatika statistik dan persandian (diskominfo SP).

Kemudian kepala dinas lingkungan hidup (DLH), kepala dinas sosial (dinsos), serta kepala dinas perumahan dan kawasan permukiman dan pertanahan (disperum KPP).

Daryono mewanti-wanti potensi jual-beli jabatan yang mungkin terjadi. Dia mengajak masyarakat dan inspektorat agar lebih intens dalam mengawal proses seleksi. 

“Bukan membiarkan tanpa ada sebuah pengawasan. Sebagai masyarakat, harus bisa melihat. Sosok yang dipilih harus punya kompetensi, kredibilitas, sehingga hasilnya terbaik,” beber politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Menjawab kekhawatiran itu, anggota pansel Budi Yulistianto menegaskan panitia dipilih secara profesional. Serta mengedepankan profesionalitas dalam bekerja. 

“Soal sorotan profesionalitas pansel, sudah sejak awal kami jalankan. Pansel ketuanya pak sekda, saya yakin sudah profesional. Kami punya komitmen transparan dan profesional. Prof Singgih juga tegas menyatakan independen,” beber eks Sekda Kota Solo itu. (ves/fer)

 

Editor : Niko auglandy
#Jabatan tinggi #pemkot solo #JPT