Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Semarak Bulan Bahasa 2025, Siswa SM Al Firdaus Tampilkan Teater Anoman Comeback di Arena Taman Budaya Jawa Tengah

Antonius Christian • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 18:39 WIB
Semarak Bulan Bahasa 2025, Siswa SM Al Firdaus Tampilkan Teater Anoman Comeback di Arena Taman Budaya Jawa Tengah
Semarak Bulan Bahasa 2025, Siswa SM Al Firdaus Tampilkan Teater Anoman Comeback di Arena Taman Budaya Jawa Tengah

RADARSOLO.COM – Suasana penuh semangat dan kreatifitas menyelimuti Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) pada Sabtu (25/10).

Ratusan siswa Sekolah Menengah (SM) Al Firdaus World Class Islamic School menampilkan bakat terbaik mereka dalam Puncak Selebrasi Unit II Bulan Bahasa Tahun 2025, sebuah agenda tahunan yang menjadi ajang perayaan dan pembelajaran berbasis bahasa, budaya, dan seni.

Dengan mengusung tema besar Celebrating Language as Culture, Creativity, Connection and Unity, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial.

Tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri, berkolaborasi lintas jenjang, dan menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa serta kebudayaan Indonesia.

Dalam puncak acara, para siswa mempersembahkan pementasan teater berjudul Anoman Comeback.

Pentas ini menjadi sorotan utama karena disutradarai oleh Adam Gifari, salah satu alumni SM Al Firdaus yang kini aktif sebagai aktor dan penggiat budaya.

Melibatkan seluruh siswa kelas IX dan XII, pementasan tersebut menghadirkan perpaduan drama, musik, dan tari yang dikemas secara modern namun tetap bernuansa lokal.

Prinsipal SM Al Firdaus, Rayinda Dwi Prayogi atau akrab disapa Yogi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian proses pembelajaran sepanjang Oktober.

"Hari ini kita selebrasi Unit II dari rangkaian pembelajaran anak-anak kelas 7 sampai 12 dengan tema Celebrating Language as Culture, Creativity, Connection and Unity. Dalam konteks Bulan Bahasa, kami merayakan pembelajaran ini melalui pameran dan pertunjukan teater Anoman Comeback," tutur Yogi.

Menurut Yogi, keterlibatan alumni seperti Adam Gifari memberi nilai tambah yang besar. Selain menjadi inspirasi bagi para siswa, kolaborasi ini juga menjadi bentuk nyata dari hubungan kuat antara alumni dan almamater.

"Kolaborasi lintas generasi ini sangat baik. Mas Adam kembali berkarya di rumah sendiri dan berhasil memimpin ratusan siswa menampilkan pementasan luar biasa. Ini bukan hanya pentas seni, tetapi juga proses pembelajaran karakter, kerja sama, dan komunikasi yang luar biasa bagi anak-anak," ujarnya.

Lebih lanjut, Yogi menuturkan bahwa Bulan Bahasa menjadi salah satu kegiatan rutin yang sudah masuk dalam kalender akademik sekolah.

Tahun ini menjadi penyelenggaraan tahun kelima dengan konsep yang terus diperbarui setiap tahunnya.

"Kalau dulu kami pernah menampilkan Anoman Obong, tahun ini Anoman Comeback. Kami ingin menghadirkan kesinambungan tema budaya, tapi dikemas dengan nuansa modern agar tetap dekat dengan dunia anak-anak," jelasnya.

Selain pementasan teater, acara puncak juga diisi dengan pemberian apresiasi bagi para pemenang lomba Bulan Bahasa 2025.

Panitia mencatat, ada lebih dari ratusan peserta dari internal dan eksternal sekolah yang berpartisipasi. Mereka mengikuti berbagai lomba seperti geguritan, mendongeng, cover lagu, eSport, futsal, airsoft gun, giant volleyball, dan spelling bee.

"Kami ingin memberikan ruang ekspresi bagi semua siswa. Menariknya, tahun ini ada peserta eksternal sekitar 200 orang dari sekolah lain. Jadi, kegiatan ini bukan hanya untuk siswa Al Firdaus saja, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi kreativitas," imbuh Yogi.

Yogi menegaskan, kegiatan Bulan Bahasa bukan sekadar hiburan, melainkan bagian penting dari pendidikan karakter di lingkungan Al Firdaus.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap setiap anak mampu mengekspresikan potensinya. Mereka belajar percaya diri tampil di depan umum, berani berbicara, dan menghargai proses. Ini adalah bekal penting bagi masa depan mereka," pungkasnya.

Ketua Panitia Bulan Bahasa 2025, Danang Catur Satriyanto, menambahkan bahwa seluruh lomba digelar secara bertahap sejak pekan sebelumnya.

"Kegiatan dimulai dengan lomba eSport yang diikuti delapan tim, masing-masing terdiri dari lima orang. Lalu dilanjutkan dengan lomba geguritan tingkat SMP, futsal lintas jenjang, dan Giant Volleyball khusus siswi. Untuk futsal dan voli, kami ubah konsepnya agar siswa dari berbagai kelas bisa berkolaborasi," terang Danang.

Menurutnya, format baru ini memberikan pengalaman berbeda bagi siswa. Mereka belajar bekerja sama dengan teman dari kelas lain serta guru yang turut dilibatkan dalam tim.

"Biasanya futsal itu antar kelas, tapi kali ini kami campur dari kelas 7 sampai 12, bahkan ada satu guru di tiap tim. Ini agar mereka belajar komunikasi lintas jenjang dan mengenal satu sama lain," jelasnya.

Puncak kegiatan lomba berlangsung meriah pada Rabu lalu dengan kompetisi airsoft gun tingkat SMP yang diikuti sekitar 90 peserta, serta lomba spelling bee diikuti 50 peserta.

Semua kegiatan dilaksanakan secara paralel dengan latihan teater yang juga berjalan intensif.

"Anak-anak belajar manajemen waktu, tanggung jawab, dan kedisiplinan. Mereka harus bisa membagi waktu antara latihan pentas dan mengikuti lomba. Tapi justru dari situ muncul semangat luar biasa," ujarnya.(Atn)

Editor : Nur Pramudito
#teater #Bulan Bahasa 2025 #anoman comeback #SM Al Firdaus #Taman Budaya Jawa Tengah