Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025 Sukses Digelar, Ini Daftar Lengkap Penerima Penghargaan

Niko auglandy • Rabu, 29 Oktober 2025 | 05:36 WIB
Penerima penghargaan Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025.
Penerima penghargaan Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025.

RADARSOLO.COM - Pengorbanan, inovasi, kreativitas, dan keberanian pendidik tak pernah surut. Melalui Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025, kerja nyata mereka disorot. Sosok-sosok berdedikasi dipersembahkan panggung kehormatan di The Sunan Hotel Solo, Selasa (28/10).

Gerak indah nan ritmis penari menyambut kedatangan para pejuang ilmu pengetahuan dari berbagai penjuru Solo Raya, menghadirkan atmosfer megah sejak detik pertama acara dimulai. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa.

Bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda, Direktur Radar Solo Resita Rika Ariyani mengingatkan kembali semangat para pemuda 1928 yang bersatu demi satu gagasan, satu bangsa, dan satu Tanah Air.

"Semangat itu kami hidupkan kembali, tapi dalam bentuk perjuangan yang berbeda. Perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau dahulu bersatu melawan penjajah, hari ini kita bersatu melawan ketertinggalan, kebodohan, dan ketidakadilan pendidikan," ucap Resita dalam sambutannya.

Di tengah tantangan zaman yang serba cepat, Resita mengajak seluruh stakeholder mulai dari pemerintah, sekolah, media, dan masyarakat untuk berkolaborasi dan bergerak bersama memajukan dunia pendidikan.

"Kemajuan pendidikan tidak lahir dari kompetisi, tapi dari kolaborasi dan keikhlasan," sambung Resita.

Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025 lahir dari semangat sederhana. Jawa Pos Radar Solo ingin memberikan apresiasi yang tulus kepada pelaku pendidikan yang benar-benar bekerja bukan sekadar bicara.

"Anugerah ini adalah bentuk penghormatan bagi mereka yang bekerja dalam diam, yang menyalakan obor di sudut sekolah, yang percaya bahwa satu langkah kecil di dunia pendidikan bisa mengubah masa depan," paparnya.

Resita menegaskan, di titik itulah media harus hadir. Bukan hanya sebagai penyampai kabar, tetapi sebagai penggerak semangat, optimisme, dan perubahan bersama.

Dalam sambutannya, Direktur Jawa Pos Media Marsudi Nurwahid Prapto mengapresiasi langkah Radar Solo yang merawat ekosistem pendidikan melalui penghargaan ini. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks.

"Dunia pendidikan kita semakin hari, semakin menantang bagi pengelolanya, guru-gurunya. Sekarang salah sedikit bertindak, bisa tidak karu-karuan," beber Nurwahid.

Dari sana, diperlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk media. Media dituntut semakin bijak dalam menyampaikan informasi. Begitu pula, para pemangku kebijakan yang sering kali berada di garis depan untuk dimintai penjelasan dan pertanggungjawaban.

"Tantangan yang tak kalah berat adalah perkembangan ilmu pengetahuan. Teknologi yang begitu cepatnya, yang mana kadang-kadang melebihi cepatnya kita berpikir. Apalagi sekarang ada artificial intelligence," lanjutnya.

Nurwahid menegaskan, keputusan Jawa Pos Media untuk mempertahankan koran bukan tanpa alasan. Dia percaya, sesuatu yang belum bisa digantikan sepenuhnya tidak layak disingkirkan begitu saja. Selama masih ada manfaat, sekecil apa pun, media cetak tetap punya ruang untuk terus hidup. Apalagi di tengah gempuran informasi tanpa verifikasi yang sulit dibedakan antara fakta dan ilusi.

"Mudah-mudahan upaya kami untuk bertahan menghasilkan sesuatu yang baik bagi masyarakat. Karena kami pasti akan selalu menampilkan informasi yang terverifikasi dan bertanggung jawab. Juga kami akan terus berpegang pada nilai-nilai lokal yang berlaku di masyarakat setempat," tegasnya.

Sementara itu, sesi penghargaan Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025 ditata menjadi enam bagian. Setiap sesinya menyuguhkan momentum penuh haru.

Gelombang pertama penghargaan menampilkan para kepala daerah yang tak lelah mengawal transformasi pendidikan. Mulai dari Wali Kota Surakarta Respasti Achmad Ardianto yang menyabet titel Top Pembina Pendidikan Transformatif hingga enam bupati, Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, Klaten, Sragen, dan Boyolali.

Sesi kedua menghadirkan apresiasi bagi sekolah dan tokoh inovatif. Bagian ketiga menghadirkan penghargaan bagi kampus-kampus. Sesi keempat menyorot lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Lalu kelima diberikan kepada sosok visioner dan insitusi. Sementara sesi keenam mengadirkan sosok pelestari budaya. (nis/nik)

PERAIH ANUGERAH PENDIDIKAN RADAR SOLO 2025 

  1. Wali Kota Solo Respati Achmad Ardianto (Top Pembina Pendidikan Transformatif)
  2. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno (Top Pembina Pendidikan Berkeadilan Sosial)
  3. Bupati Sukoharjo Etik Suryani (Top Pembina Pendidikan Inovatif)
  4. Bupati Sragen Sigit Pamungkas (Top Pembina Pendidikan Berkelanjutan)
  5. Bupati Boyolali Agus Irawan (Top Pembina Pendidikan Berkarakter Lokal)
  6. Bupati Karanganyar Rober Christanto (Top Pembina Pendidikan Inklusif)
  7. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (Top Pembina Pendidikan Kolaboratif)
  8. UNS (Top Kampus Riset dan Inovasi Berdaya Saing Global)
  9. DKPTI UMS  (Top Kampus Penggerak Prestasi Mahasiswa Nasional)
  10. Tim Budmergo Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta (Top Riset Dan Inovasi Siswa Berkebutuhan Khusus)
  11. UNSA (Top Kampus Pembinaan Mahasiswa Atlet)
  12. Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta (Top Universitas Kesehatan Transformatif Dan Inovatif)
  13. Rektor UMPKU Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes., Ph.D. (Top Rektor Visioner)
  14. Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri (Top Kampus Pendidikan Buddha Inklusif)
  15. RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo (Top Rumah Sakit Mitra Pendidikan)
  16. Prodi Destinasi Pariwisata PSDK Sragen Politeknik Pariwisata Bali (Top Kampus Vokasi Pariwisata)
  17. Pendiri SLB Mandiri Putra Muhammad Fajar Rianto dan Ita Sulistyowati (Top Penggerak Pendidikan Luar Biasa)
  18. Sekolah Al Firdaus Surakarta (Top Sekolah Islam Inovatif Berwawasan Global)
  19. SMA Al Azhar Syifa Budi Surakarta (Top Sekolah Inovatif Transformasi Digital)
  20. SMA Unggulan RUSHD Sragen (Top Sekolah Internasional Terbaik)
  21. SMK Penda 2 Karanganyar (Top Sekolah Vokasi Kolaborasi Industri) 
  22. Pengasuh Pesantren Yatim Balita Adhsa Sukoharjo Dr. H. Mudhofir. M.Pd. (Top Inspirator Pengasuhan Anak Usia Dini)
  23. Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Ibnu Abbas Klaten (Top Pesantren Tahfizh Dan Akademik Terpadu)
  24. Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam (Top Pesantren Modern Berdaya Saing Global)
  25. Madrasah Tsanawiyah Modern Bani Adam Boyolali (Top Madrasah Pendidikan Integratif)
  26. Madrasah Ibtidaiyah Negeri 9 Sragen (Top Madrasah Pembina Atlet Usia Dini)
  27. Pendiri Sanggar Darma Giri Budaya Loediro Pantjoko (Top Penggerak Pendidikan Seni dan Budaya)
  28. SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta (Top Sekolah Literasi dan Digitalisasi)
  29. SMP Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Top Sekolah Inovatif Pendidikan Integratif)
  30. SDIT Nur Hidayah Surakarta (Top Sekolah Islam Ramah Anak Dan Lingkungan)
  31. SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta (Top Smart School and Digital Learning)

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#penghargaan #Anugerah Pendidikan Radar Solo 2025