RADARSOLO.COM – Dari balik tembok megah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, sebuah kereta kayu jati berwarna putih kembali disiapkan.
Kereta pusaka ini dikenal sebagai kereta jenazah, kendaraan sakral yang hanya digunakan untuk mengantarkan raja menuju peristirahatan terakhir.
Persiapan dilakukan sejak Minggu (2/11) pagi oleh abdi dalem bagian Citro Keraton Surakarta.
Kereta tersebut memang memiliki fungsi khusus sebagai simbol penghormatan terakhir bagi raja yang wafat.
Baca Juga: Sinuhun Pakubuwono XIII Wafat, Akan Dimakamkan di Makam Raja-Raja Imogiri pada Selasa Kliwon
Kendaraan ini hanya keluar pada momen paling bersejarah, yakni ketika seorang raja berpulang.
Kereta jenazah pusaka itu memiliki empat roda besar dan akan ditarik oleh enam hingga delapan ekor kuda pilihan.
Dari kompleks Keraton Kasunanan Surakarta, kereta akan digunakan untuk prosesi penghormatan di dalam keraton sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat transit tertentu.
Lokasi transit tersebut masih menunggu keputusan para Gusti dan keluarga keraton.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Innalillahi! Sinuhun Pakubuwono XIII Meninggal Dunia
Setelah prosesi penghormatan di Keraton selesai, jenazah Sinuhun Pakubuwono XIII akan dibawa menggunakan mobil jenazah menuju kompleks makam raja-raja Imogiri di Yogyakarta.
Tradisi ini merupakan bagian dari tata cara adat Keraton Surakarta yang telah diwariskan turun-temurun sejak masa para pendahulu Mataram.
Kereta jenazah yang kini disiapkan juga pernah digunakan dalam prosesi pemakaman raja-raja sebelumnya.
Wujudnya yang megah dengan ornamen kerajaan di bagian puncak menjadi simbol penghormatan terakhir bagi seorang raja yang telah mengabdi bagi rakyat dan budaya Jawa.
Editor : Nur Pramudito