Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Peluang Gusti Purbaya Naik Takhta Keraton Surakarta Menguat, Putri Tertua PB XIII: Itu Amanah Sinuhun

Silvester Kurniawan • Rabu, 5 November 2025 | 01:54 WIB
KGPAA Purbaya (dua dari kiri) bersama saudara-saudaranya. (M Ihsan/Radar Solo)
KGPAA Purbaya (dua dari kiri) bersama saudara-saudaranya. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Peluang KGPAA Hamangkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purbaya untuk meneruskan tahta Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat semakin menguat. Seluruh putra-putri dalem SISKS Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi disebut telah satu suara mendukung sang putra mahkota menjadi raja berikutnya.

Anak tertua PB XIII, GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani menegaskan bahwa sang ayah telah memberikan pesan dan amanah yang jelas kepada anak-anaknya tentang penerus tahta. Hal itu, menurutnya, sejalan dengan penetapan dan pelantikan KGPAA Purboyo sebagai putra mahkota pada 2022 silam.

Baca Juga: Dua Putra PB XIII Jadi Sorotan, Siapa Penerus Takhta Keraton Solo?

“Saya harus pertegas. Sinuwun PB XIII pada 2022 sudah menunjuk dan melantik putra mahkota. Jadi sebenarnya ini sudah sangat jelas. Beliau telah mengamanatkan kepada kami, putra-putrinya, untuk menjalankan amanah itu,” kata perempuan yang akrab disapa Gusti Rumbai, Selasa (4/11).

Ia menyebut, seluruh putra dan putri PB XIII Hangabehi telah mencapai mufakat untuk mendukung penobatan Gusti Purbaya sebagai penerus takhta Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Baca Juga: Belajar dari Luka Lama, Anak -Anak PB XIII Berharap Suksesi Raja lewat Musyawarah Mufakat

“(Sepakat, Red) untuk jumenengke putra mahkota, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Hamangkunegara (Gusti Purbaya, Red),” tegasnya.

Menanggapi kemungkinan adanya perbedaan pandangan dari sebagian keluarga besar keraton, Gusti Rumbai menilai hal itu sejatinya tidak sesuai dengan pakem adat yang berlaku. Ia menegaskan bahwa keputusan mengenai penerus tahta sudah menjadi hak dan amanah yang ditetapkan langsung oleh raja sebelumnya.

Baca Juga: Layat Pakubuwono XIII, Sultan Jogja Titip Pesan Damai untuk Keraton Solo

“Kalau masih ada yang menolak, berarti mereka melanggar adat. Kami sebagai putra-putrinya sudah satu suara menjalankan amanah Sinuwun PB XIII. Di luar itu, bukan ranah kami untuk menentukan,” ujarnya menegaskan.

Penetapan Gusti Purbaya sebagai putra mahkota dua tahun lalu sempat disertai upacara adat khusus di dalam Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, sekaligus menandai pengukuhan resmi dirinya sebagai pewaris sah tahta raja.

Dengan wafatnya PB XIII Hangabehi, langkah selanjutnya tinggal menunggu keputusan resmi dari pihak keraton dan sentono dalem untuk penobatan sang raja baru. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#KGPAA Hamangkunagoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram #gusti purbaya