Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Apa Pendidikan Gusti Purboyo yang Kini Jadi Pakubuwono XIV? Umumkan Sebagai Penerus Takhta Keraton Solo di Depan Jenazah Ayahanda

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 6 November 2025 | 04:24 WIB
Gusti Purbaya sebagai putra mahkota menyebut dirinya sebagai Pakubuwono XIV saat atur belasungkawa di depan peti jenazah PB XIII Hangabehi, Rabu (5/11/2025).
Gusti Purbaya sebagai putra mahkota menyebut dirinya sebagai Pakubuwono XIV saat atur belasungkawa di depan peti jenazah PB XIII Hangabehi, Rabu (5/11/2025).

RADARSOLO.COM — Prosesi duka di Keraton Kasunanan Surakarta pada Rabu (5/11/2025) berubah menjadi momen penting dalam sejarah suksesi Keraton Solo.

Putra mahkota KGPAA Hamangkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Ing Mataram atau yang dikenal dengan nama Gusti Purboyo, secara lantang mengumumkan dirinya sebagai penerus takhta dengan gelar Sampeyan Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIV (PB XIV).

Pernyataan itu dia bacakan di depan peti jenazah ayahandanya, mendiang Sinuhun Pakubuwono XIII di Sasana Sewaka Keraton Surakarta, Rabu (11/5/2025).

Dengan busana adat kebesaran dan suara tegas, Gusti Purboyo membacakan sabda duka yang sekaligus menyatakan naiknya ia ke singgasana Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

"Mundhi dhawuh Sabda Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan SISKS Pakoe Boewono Tigawelas (SISKS PB XIII Hangabehi, Red) lumantar Kintaka Rukma Kekeraning Sri Nata Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Ingsun Kanjeng Gusti Pangéran Adipati Anom Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Naréndra Mataram, ing dina iki, Rebo Legi, patbelas Jumadilawal tahun Dal sèwu sangangatus sèket sanga, utawa kaping lima Nopèmber rong èwu selawé, hanglintir kaprabon Dalem minangka Sri Susuhuhan Karaton Surakarta Hadiningrat, kanthi sesebutan Sampeyan Ingkang Sinuhun Kanjeng susuhuhan Pakoe Boewono Patbelas (SISKS PB XIV)," ucapnya dalam bahasa Jawa halus di hadapan para kerabat, abdi dalem, dan tamu yang memenuhi ruang upacara.

Sabda tersebut otomatis mengukuhkan dirinya sebagai raja. Dalam tradisi keraton, sabda pelepasan raja yang telah mangkat merupakan tata upacara adat yang sakral dan hanya raja yang diperbolehkan menyampaikan.

"Sabanjuré, Ingsun ndhawuhaké, kunarpa ramaningsun tumuli kabudhalna marang Pajimatan Imogiri. Katindakna!" ucap Gusti Purboyo.

Momen sakral yang disampaikan Gusti Purboyo itu bertolak belakang dengan pernyataan Mahamenteri Keraton, KGPA Tedjowulan, yang sebelumnya menyebut bahwa suksesi raja akan diputuskan setelah masa 40 hari duka selesai.

Tedjowulan juga sempat menyebut bahwa dirinya menjadi pengendali sementara pemerintahan keraton.

Faktanya, di hadapan keluarga besar dan masyarakat, Gusti Purboyo telah menyatakan dirinya sebagai Pakubuwono XIV.

Keputusan tersebut kemudian diperkuat lewat musyawarah keluarga besar yang dipimpin Pengageng Parentah Keraton, KGPH Dipokusumo, yang menetapkan bahwa Kasunanan Surakarta tidak mengalami kekosongan kekuasaan.

 

Profil dan Riwayat Pendidikan Gusti Purboyo

Gusti Purboyo memiliki nama lahir Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko.

Ia merupakan putra bungsu Pakubuwono XIII Hangabehi dengan permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pradapaningsih.

Lahir pada 26 September 2002, saat ini ia berusia 23 tahun.

Dikenal sebagai sosok yang tenang, cerdas, dan lekat dengan nilai-nilai budaya Jawa, perjalanan pendidikannya tergolong menonjol.

Gusti Purboyo bergelar Sarjana Hukum (SH), merupakan lulusan S1 Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Dikutip dari laman resmi PDDIKTI, Gusti Purboyo lulus pada periode 2023/2024.

Di tengah masa kuliah S1-nya itu, dia dinobatkan sebagai Putra Mahkota Keraton Surakarta Hadiningrat pada 27 Februari 2022. Bertepatan dengan peringatan Jumenengan Dalem ke-18 Pakubuwono XIII.

Dengan penetapan itu, Gusti Purboyo memiliki gelar lengkap KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendro Mataram.

Tahun ini, putra bungsu mendiang PB XIII itu melanjutkan studinya ke jenjang pascasarjana.

Dia terdaftar sebagai mahasiswa Magister Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Berdasarkan data PDDIKTI, ia resmi terdaftar sebagai mahasiswa pascasarjana terhitung sejak 19 Agustus 2025 dan saat ini masih aktif menjalani studi.

 

Penegasan Sikap Keluarga Keraton Solo

Sementara itu, Gusti Kanjeng Ratu Timoer Rumbaikusuma Dewayani menyatakan bahwa pengambilan sumpah oleh sang adik di depan jenazah sang raja bukan pelanggaran adat.

Sebaliknya, hal itu menjadi simbol penghormatan dan kesinambungan kepemimpinan.

“Dengan diucapkannya sumpah tersebut, keraton tidak mengalami kekosongan kekuasaan,” tegasnya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#gusti purbaya #Gusti Purboyo #Keraton Solo #Pakubuwono XIII #Pakubuwono XIV #riwayat pendidikan #keraton kasunanan surakarta