Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

DPRD Solo Harap Suksesi Pakubuwono XIII Jadi Momentum Rekonsiliasi Keraton

Antonius Christian • Jumat, 7 November 2025 | 14:10 WIB
Rute Iring-Iringan Menuju Pemakaman Pakubuwono XIII di Imogiri: Lewati Prambanan hingga Terminal Jimatan
Rute Iring-Iringan Menuju Pemakaman Pakubuwono XIII di Imogiri: Lewati Prambanan hingga Terminal Jimatan

RADARSOLO.COM – Pasca mangkatnya Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII, perhatian publik kini tertuju pada proses suksesi kepemimpinan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Tak hanya kalangan internal, DPRD Kota Solo pun menaruh harapan besar agar proses tersebut berjalan damai tanpa perpecahan, sekaligus menjadi momentum rekonsiliasi bagi keluarga besar Keraton.

Ketua DPRD Kota Solo Budi Prasetyo menyampaikan, pandangan lembaganya terkait arah suksesi di lingkungan Keraton.

Menurutnya, keberlangsungan tradisi dan stabilitas internal Keraton merupakan hal penting yang harus dijaga agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Harapan kami tentu bisa diselesaikan di internal keluarga besar Keraton Surakarta Hadiningrat. Kita semua ingin melihat Keraton kembali menjadi aset berharga, bukan hanya bagi Pemerintah Kota Solo, tetapi juga bagi bangsa Indonesia,” ujar Budi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/11).

Politikus PDI Perjuangan itu menilai, setiap pergantian kepemimpinan di Keraton Surakarta kerap diwarnai dinamika panas. Namun kali ini, ia berharap situasinya bisa berbeda.

“Kalau dulu setiap pergantian selalu menimbulkan perpecahan, saya kira sudah saatnya kita belajar dari pengalaman. Ke depan, inilah waktunya untuk rekonsiliasi di internal keluarga besar Keraton,” tegasnya.

Budi menambahkan, proses suksesi sebaiknya dilaksanakan dengan menjunjung tinggi adat istiadat yang berlaku di lingkungan Keraton.

“Kita tidak bisa intervensi dari luar, karena Keraton memiliki tata cara dan aturan adat yang harus dihormati. Kalau semua bisa diselesaikan secara internal, hasilnya pasti lebih elok dan diterima semua pihak,” imbuhnya.

Menurutnya, keberhasilan suksesi tidak hanya berdampak pada masa depan Keraton, tetapi juga pada hubungan kelembagaan antara Keraton dan Pemerintah Kota.

“Kalau ada rekonsiliasi, komunikasi akan semakin baik. Hubungan antara Pemkot, Keraton, dan Pura Mangkunegaran bisa berjalan harmonis. Kalau itu terwujud, Solo akan semakin baik karena ada sinergi antara tiga entitas budaya besar,” jelasnya.

Lebih jauh, Budi menilai sosok Pakubuwono XIV nantinya harus mampu menjadi pemimpin yang terbuka dan mempersatukan berbagai golongan di lingkungan Keraton.

“Harapan kami, siapa pun yang dinobatkan sebagai PB XIV bisa merangkul semua pihak. Raja itu simbol pemersatu, bukan pemecah belah,” tegasnya.

DPRD juga berharap raja baru mampu membawa semangat pembaruan di tubuh Keraton tanpa meninggalkan nilai-nilai adat yang menjadi identitasnya.

“Kami berharap PB XIV nanti bisa melakukan inovasi untuk memajukan Keraton, terutama dalam pelestarian budaya dan pariwisata. Tapi inovasi itu jangan sampai menghilangkan adat dan tata cara yang sudah diwariskan turun-temurun,” ujar Budi.

 Baca Juga: Nasib Direktur Miss Universe Thailand Usai Viral Sebut Miss Meksiko Fatima Bosch 'Bodoh', Begini Kronologinya

Dia mencontohkan kesuksesan Pura Mangkunegaran dalam mengelola potensi budaya dan ekonomi melalui kegiatan pariwisata yang terorganisir.

“Pura Mangkunegaran berkembang dengan baik, bahkan menjadi daya tarik wisata yang mendukung perekonomian daerah. Keraton bisa ke arah itu, supaya pamornya kembali naik dan menjadi kebanggaan masyarakat Solo,” tambahnya.

 Baca Juga: Raperda Perlindungan Konsumen harus Diprioritaskan, Ini Pesan DPRD Kota Solo

Lebih lanjut, Budi menekankan pentingnya kesiapan internal Keraton dalam menyambut perhatian dan dukungan pemerintah terhadap revitalisasi kawasan Keraton.

“Sekarang pemerintah sudah memberi perhatian besar. Pembangunan dan perbaikan kawasan Keraton disokong dari APBD maupun APBN dengan nilai yang tidak sedikit. Kalau internal Keraton tidak siap menyikapi dukungan itu, tentu akan sangat disayangkan,” ucapnya.

 Baca Juga: Indomaret dan Cussons Dukung Kegiatan Posyandu di Karanganyar

Dia menegaskan DPRD siap mendukung langkah pemerintah dalam pelestarian budaya dan pengembangan wisata sejarah di Kota Solo.

“Keraton Surakarta adalah jantung budaya Jawa di kota ini. Sudah sepantasnya kita semua—pemerintah maupun masyarakat—ikut menjaga keberlanjutannya. Kalau ada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan Keraton, saya yakin Solo akan semakin dikenal bukan hanya sebagai kota budaya, tapi juga sebagai kota yang menjunjung harmoni,” pungkasnya. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#kasunanan #Pakubuwono XIII #surakarta