Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Perkuat Peran Polisi Humanis, Bhabinkamtibmas Dilatih Jadi Polisi Penolong

Antonius Christian • Selasa, 11 November 2025 | 00:46 WIB
TEMPA DIRI: Polresta Solo menggelar pelatihan khusus di Aula Wirasatya ’96 Mapolresta Solo.
TEMPA DIRI: Polresta Solo menggelar pelatihan khusus di Aula Wirasatya ’96 Mapolresta Solo.

RADARSOLO.COM – Tak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, para Bhabinkamtibmas kini dibekali kemampuan tambahan sebagai Polisi Penolong. Melalui pelatihan khusus di Aula Wirasatya ’96 Mapolresta Solo, Polresta Solo berupaya memperkuat kesiapan personel di lini terdepan dalam menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan.

Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menegaskan, bhabinkamtibmas memiliki peran penting sebagai ujung tombak Polri yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka tidak hanya harus memahami persoalan kamtibmas, tetapi juga siap tanggap terhadap kejadian darurat seperti kecelakaan, kebakaran, hingga bencana alam.

“Bhabinkamtibmas bukan hanya sekadar penyampai pesan kamtibmas, tapi juga penolong masyarakat. Kami ingin mereka hadir sebagai sosok polisi yang humanis, tanggap, dan terampil membantu masyarakat di saat membutuhkan,” ujar Catur.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Polresta Solo memperkuat kompetensi sumber daya manusia Polri. Selain dibekali keterampilan teknis, peserta juga diarahkan agar memiliki kepekaan sosial dan kepedulian tinggi terhadap masyarakat di wilayah binaan masing-masing.

Catur menegaskan, kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan. Polresta Solo  berkomitmen menjadikan para Bhabinkamtibmas sebagai figur polisi yang dicintai masyarakat, karena hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menolong dan melayani.

“Kami ingin membentuk karakter polisi yang humanis dan sigap dalam segala situasi. Polisi yang bukan hanya datang saat ada masalah, tapi juga hadir memberikan solusi dan pertolongan,” tandasnya.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber lintas instansi. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo memberikan materi tentang teknik dasar pemadaman api, penyelamatan korban kebakaran, serta penggunaan alat pemadam ringan. Petugas damkar juga mengajak peserta melakukan praktik langsung di halaman mapolresta.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo memaparkan strategi kesiapsiagaan menghadapi bencana seperti banjir, angin puting beliung, dan kebakaran permukiman. Peserta diajak memahami pentingnya koordinasi lintas lembaga saat terjadi situasi krisis.

Sementara itu, tim dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polresta Solo memberikan pelatihan dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), termasuk penanganan korban gawat darurat. Peserta berlatih menghentikan pendarahan, mengevakuasi korban, hingga melakukan bantuan pernapasan darurat.

Kasat Binmas Polresta Surakarta Kompol Monika Rusmiati menjelaskan, pelatihan ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi antarinstansi. Dalam kondisi darurat di lapangan, kerja sama antara kepolisian, Damkar, BPBD, dan tenaga medis menjadi kunci agar penanganan korban lebih cepat dan efektif.

 “Bhabinkamtibmas harus bisa menjadi penghubung yang sigap antara masyarakat dan instansi terkait. Mereka harus tahu apa yang harus dilakukan saat musibah terjadi dan bagaimana berkoordinasi dengan pihak lain,” terang Monika. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#mapolresta #kamtibmas #polresta solo