Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Keseruan Menghias Donat Bersama ODGJ dan Lansia Telantar Di Griya PMI Solo

Alfida Nurcholisah • Kamis, 13 November 2025 | 02:01 WIB

 

ODGJ dan lansia telantar menghias donat dalam program corporate social responsibility (CSR) salah satu grup hotel di Griya PMI Solo, Rabu (12/11).
ODGJ dan lansia telantar menghias donat dalam program corporate social responsibility (CSR) salah satu grup hotel di Griya PMI Solo, Rabu (12/11).

RADARSOLO.COM – Raut semringah terpancar di wajah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan lanjut usia (lansia) telantar saat menghias kue donat di Rumah Bahagia atau Griya PMI Solo, Rabu (12/11). Kegiatan ini bagian dari corporate social responsibility (CSR) manajemen Swiss-Belhotel Internasional Jogjakarta dan Jawa Tengah.

General Manager Hotel Ciputra Semarang Erny Kusmastuti menjelaskan, kegiatan ini bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan. Sekaligus wujud kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang jarang mendapat perhatian.

“CSR kami sebelumnya memang dilakukan di beberapa tempat. Seperti panti asuhan di Solo, buruh gendong di Jogja, dan porter di Stasiun Tawang Semarang. Kali ini kami memilih Rumah Bahagia PMI, karena menampung lansia dan ODGJ,” ungkap Erni.

Pada kesempatan ini, dibagikan bantuan paket sembako, uang tunai, dan berbagai kebutuhan harian kepada 112 warga binaan Griya PMI. Dibarengi aksi menghias donat, sebagai hiburan untuk menyemangati ODGJ dan lansia.

Erni berharap, kegiatan semacam ini menginspirasi perusahaan lain untuk ikut memerhatikan ODGJ dan lansia telantar. “Semoga penghuni di sini kembali menemukan kasih sayang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Solo Riki Mirzam Abdulrrozak mengapresiasi bantuan yang diberikan. Menurutnya, Griya PMI selama ini hidup dari dukungan masyarakat, karena belum disokong bantuan dari pemerintah.

“Pendanaan Rumah Bahagia sepenuhnya dari masyarakat. Selama ini yang membantu mayoritas individu, belum banyak dari lembaga atau perusahaan. Jadi, bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Sementara itu, mayoritas penghuni Griya PMI merupakan lansia telantar dan ODGJ yang tidak memiliki keluarga. Mereka datang dalam kondisi bedrest dan membutuhkan perawatan intensif.

“Kami tidak hanya menampung, tetapi juga merawat mereka. Ada kerja sama dengan dokter dari UNS dan RSJD Solo untuk pemeriksaan rutin,” bebernya. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Griya PMI #bantuan sembako odgj dan lansia griya pmi solo #odgj dan lansia pmi solo menghias donat #rumah bahagia pmi