Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jawa Tengah Jadi Rujukan! Gubernur Maluku Utara Pelajari Praktik Baik Pengembangan Budaya dan Ekonomi Kreatif di Kuliah Umum ISI Surakarta

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 20 November 2025 | 02:09 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi hadir di kuliah umum Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Gedung Teater Besar kampus setempat, Rabu (19/11/2025).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi hadir di kuliah umum Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Gedung Teater Besar kampus setempat, Rabu (19/11/2025).

RADARSOLO.COM- Pembangunan Provinsi Jawa Tengah dalam bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal dinilai mampu menginspirasi Provinsi Maluku Utara.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos saat menghadiri kuliah umum Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Gedung Teater Besar kampus setempat pada Rabu (19/11/2025).

Pada acara itu juga dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Menurut Sherly, Jawa Tengah memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan sektor tersebut.

Oleh karenanya, bisa menjadi salah satu rujukan penting bagi Maluku Utara dalam pengembangan budaya dan ekonomi kreatif.

“Banyak yang saya pelajari dari Jawa Tengah. Intinya adalah pendidikan yang baik akan menghasilkan literasi dengan karakter yang baik, kreatif, dan produktif,” ujarnya.

Sherly menegaskan, Provinsi Maluku Utara berkomitmen memperkuat sektor budaya sebagai penggerak ekonomi baru, dengan mencontoh praktik baik yang telah dijalankan di Jawa Tengah.

Menurut dia, literasi budaya menjadi fondasi penting untuk memperkuat identitas daerah, sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda di tengah perkembangan industri kreatif.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menambahkan, pihaknya menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu prioritas pembangunan.

Bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos (tengah).
Bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos (tengah).

Termasuk melalui program Kecamatan Berdaya yang membentuk pusat-pusat kreativitas masyarakat.

“Kearifan lokal perlu dibudidayakan atau diuri-uri. Jangan sampai kita lupa. Budaya itu adalah benteng pertama dan terakhir,” ungkap Luthfi.

Sebagai informasi, acara ini merupakan Kolaborasi antara ISI Surakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Maluku Utara.

Harapannya mampu menjadi model penguatan budaya dan ekonomi kreatif lintas daerah. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#pengembangan budaya #ekonomi kreatif #Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi